Mendagri Tegaskan Kinerja Anggaran Tetap Optimal di Tengah Efisiensi

cnbcindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat di Kompleks DPR (Dok Kementerian Dalam Negeri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, kebijakan efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 tidak menghambat kinerja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal ini tercermin dari realisasi anggaran Kemendagri yang mencapai Rp3,76 triliun atau 99,46% dari pagu efektif sebesar Rp3,79 triliun.

"Dan ini, [capaian] 99,46% ini termasuk salah satu yang tertinggi di antara kementerian/lembaga," ujar Tito, dikutip Kamis (16/7/2026).

Tito menjelaskan, semula pagu awal anggaran Kemendagri tahun 2025 sebesar Rp4,79 triliun. Namun, sejalan dengan kebijakan efisiensi belanja pemerintah, pagu tersebut menjadi Rp2,61 tirilun.


Kemudian, melalui relaksasi anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pagu efektif Kemendagri meningkat menjadi Rp3,79 triliun untuk mendukung berbagai kebutuhan strategis.

Secara rinci, dia menjelaskan, tambahan anggaran tersebut dimanfaatkan untuk mendukung program Kemendagri. Di antaranya penguatan infrastruktur teknologi informasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), mendukung belanja wajib dan kegiatan prioritas, serta penguatan layanan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI).

Bukan hanya itu, anggaran juga dimanfaatkan untuk penyelenggaraan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), serta pelaksanaan berbagai prioritas pemerintah di daerah.

Di sisi penerimaan negara, Kemendagri juga mencatatkan kinerja positif. Hingga akhir 2025, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp1,22 triliun atau 225,30% dari target sebesar Rp545,62 miliar. Capaian tersebut terutama ditopang oleh layanan akses pemanfaatan data dan dokumen kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil.

"Kemudian kami sampaikan mengenai prestasi atas realisasi program anggaran Kemendagri tahun 2025. Capaian opini BPK atas penyajian laporan keuangan Kemendagri, opini adalah wajar tanpa pengecualian, dan opini merupakan WTP yang ke-12 kali berturut-turut dari tahun 2014," jelas Tito.

Selain mempertahankan opini WTP, Kemendagri juga membukukan sejumlah capaian kinerja yang menggembirakan. Di antaranya nilai kinerja anggaran sebesar 94,69 dengan kategori sangat baik, nilai evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan sebesar 78,99 dengan predikat sangat baik (BB), serta indeks reformasi birokrasi sebesar 91,01 dengan kategori A. Sementara dari sisi penilaian Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2025 Kemendagri memperoleh predikat sangat baik.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak karena semua yang kami capai ini tidak lain dari pengawasan dan rapat kerja yang sering dilaksanakan, termasuk juga ke lapangan oleh para pimpinan dan Komisi II DPR RI. Kita bergerak di semua daerah, termasuk pos pos lintas batas, sehingga kami melakukan introspeksi dan perbaikan-perbaikan dan Alhamdulillah dinilai dari semua lembaga tadi cukup baik bahkan sangat baik," tandasnya.

Baca: KPPU Minta Anggaran Belanja Tambahan Rp 423,36 M ke DPR, untuk Apa?

(rah/rah) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Aturan Baru! Pajak Kendaraan Listrik Tak Lagi Gratis Tahun Ini

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Data Pribadi 1,2 juta Warga Miskin Jateng Dibobol dan Disalahgunakan
• 21 jam lalu
0
thumb
Menteri Bahlil tegaskan Blok Masela prioritaskan tenaga kerja lokal
• 20 jam lalu
0
thumb
Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
• 23 jam lalu
0
thumb
Diperiksa Kejagung, Sudirman Said Jelaskan Perannya di BUMN dan Saat Jadi Menteri ESDM
• 5 jam lalu
0
thumb
Israel Lanjutkan Pembantaian di Gaza, 5 Terbunuh Hari Ini, Sudah 73.250 Warga Palestina Tewas
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.