Israel Lanjutkan Pembantaian di Gaza, 5 Terbunuh Hari Ini, Sudah 73.250 Warga Palestina Tewas

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GAZA—Pelanggaran gencatan senjata dan genosida Israel di Gaza terus berlanjut.

Hari ini, pasukan Israel menewaskan lima warga Palestina dalam serangan udara dan artileri di seluruh Jalur Gaza dan memperluas kendali mereka di Gaza timur, menurut sumber medis Palestina dan sumber lokal.

Serangan tersebut terjadi di tengah pelanggaran gencatan senjata Israel yang terus berlanjut yang mulai berlaku di Jalur Gaza pada 10 Oktober 2025.

Dalam serangan terbaru, sebuah sumber medis mengatakan kepada Anadolu bahwa Anas Hamdan yang berusia 34 tahun tewas dan empat lainnya terluka ketika serangan Israel menargetkan sebuah kendaraan di daerah Al-Mawasi di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan Nihad Riyad Arouq, 33 tahun, tewas ketika sebuah drone Israel menghantam tenda yang menampung pengungsi Palestina di area pelabuhan sebelah barat Kota Gaza.

Beberapa orang lainnya, termasuk anak-anak, terluka, kata sumber medis di Kompleks Medis Al-Shifa kepada Anadolu.

Sebelumnya, sumber medis mengatakan kepada Anadolu bahwa Ibrahim Khattab, 37 tahun, tewas sementara istri dan anak-anaknya terluka selama penembakan artileri Israel yang hebat dan tembakan dari kendaraan militer yang maju di dekat Persimpangan Dawla di tenggara lingkungan Zeitoun, Kota Gaza.

Kompleks Medis Al-Shifa juga menerima jenazah Mohammed Al-Rifi dan Suhail Ahdaibi, bersama dengan beberapa orang yang terluka, setelah sebuah drone Israel menghantam kerumunan warga sipil di dekat Persimpangan Al-Sanfour di lingkungan Tuffah di timur laut Kota Gaza, menurut sumber rumah sakit.

Sementara itu, sumber dan saksi mata setempat mengatakan kepada Anadolu bahwa kendaraan militer Israel maju semalaman di dekat Persimpangan Dawla di bawah tembakan artileri dan senjata api yang hebat.

Kendaraan-kendaraan itu bergerak puluhan meter menuju Jalan Salah al-Din dan mendorong ke arah barat melewati penghalang beton yang menandai apa yang disebut Garis Kuning, semakin memperluas wilayah kendali militer dan mengurangi wilayah yang dapat diakses oleh warga Palestina, kata para saksi.

Mereka mengatakan puluhan keluarga melarikan diri dari daerah tersebut karena pasukan Israel terus melakukan penembakan dan tembakan. Aktivis juga melaporkan bahwa pemboman tersebut memicu kebakaran di sebuah toko komersial di dekatnya.

Garis Kuning adalah zona keamanan yang didirikan oleh Israel di dalam Jalur Gaza, di mana warga Palestina dilarang mendekati daerah-daerah terdekat.

Menurut pejabat Israel, militer sekarang mengendalikan lebih dari 70% wilayah tersebut, naik dari 53% berdasarkan perjanjian gencatan senjata Oktober 2025.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan serangan Israel sejak gencatan senjata berlaku telah menewaskan 1.127 warga Palestina dan melukai 3.643 lainnya hingga Kamis.

Menurut kementerian tersebut, sejak genosida Israel dimulai pada 8 Oktober 2023, setidaknya 73.250 warga Palestina telah tewas dan 173.751 terluka. Ditambahkan pula bahwa sekitar 90% infrastruktur sipil Gaza telah rusak atau hancur. (amr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wakil Ketua DPRD Tulungagung Dari Partai NasDem Diganti
• 13 jam lalu
0
thumb
Pelimpahan Berkas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung Dinilai Taktis dan Praktis
• 2 jam lalu
0
thumb
Blibli Gelar Promo 12 Hari, Diskon Gadget hingga Rp 2 Juta Menanti
• 3 menit lalu
0
thumb
Polusi Udara Kembali Selimuti Kota Jakarta
• 16 jam lalu
0
thumb
Bantah Eksploitasi Anak, Pihak Sarwendah Beri Peringatan Agar Tak Menggiring Opini
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.