Kemenkeu Mengembangkan Bekalista untuk Dorong Transportasi Wisata Yogyakarta Rendah Emisi

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Keuangan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) menyalurkan bantuan ekosistem Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista) untuk mendukung transportasi wisata khas Yogyakarta yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Bekalista Pertahankan Budaya Yogyakarta dengan Teknologi Listrik

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti mengatakan Bekalista dikembangkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan transportasi wisata tanpa menghilangkan identitas budaya Yogyakarta.

"Bekalista dikembangkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan transportasi wisata tanpa menghilangkan identitas budaya Yogyakarta," kata Astera.

Pengembangan becak listrik tersebut didukung oleh Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nomor 5 Tahun 2016 dan Peraturan Gubernur DIY Nomor 39 Tahun 2024 yang memberikan ruang bagi inovasi kendaraan tradisional.

Astera menyebut Bekalista dirancang agar lebih mudah digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk pengayuh perempuan dan pengemudi lanjut usia.

"Jadi ini becaknya ibu-ibu friendly, jadi kalau naik itu tidak menyulitkan dan saya rasa ini akan sangat membantu kita semua dalam memanfaatkan becak tersebut," ujarnya.

Program Bekalista melibatkan tenaga lokal Yogyakarta dalam proses teknik fabrikasi, perakitan, kelistrikan kendaraan listrik, serta penguatan teaching factory melalui sekolah kejuruan.

Bekalista Dilengkapi Infrastruktur Pendukung Operasional

Penyerahan simbolis bantuan ekosistem Bekalista diberikan kepada 15 perwakilan pengayuh becak dari total 80 pengayuh becak di Kota Yogyakarta dan sekitarnya.

Sistem Bekalista dilengkapi dengan satu unit bengkel bergerak atau mobile workshop, 12 stasiun pengisian daya, delapan unit baterai cadangan, serta bengkel induk di SMK Negeri 3 Yogyakarta.

Astera menilai Bekalista dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan pengayuh becak sekaligus mengurangi beban fisik bagi pengemudi, terutama yang berusia lanjut.

Pengembangan transportasi rendah emisi tersebut juga diharapkan mendukung pariwisata hijau atau ekowisata serta meningkatkan pengalaman wisatawan di Yogyakarta.

Keberlanjutan program Bekalista akan diperkuat melalui tata kelola komunitas, kemandirian pemeliharaan aset, serta integrasi teknologi informasi melalui transaksi digital dan platform Jogjakita.

Program Bekalista menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembangkan transportasi wisata yang mempertahankan nilai budaya sekaligus memanfaatkan teknologi ramah lingkungan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan
• 10 jam lalu
0
thumb
Membuka Suara dari Balik Barcode: Upaya Polisi Dorong Siswa Laporkan Bullying hingga Narkoba
• 23 jam lalu
0
thumb
Debat Purbaya vs Komisi XI soal Penempatan Dana SAL Tak Perlu Izin DPR
• 17 jam lalu
0
thumb
Pinjaman KDMP Bakal Dikawal, 75 Persen Dana Desa Dipakai untuk Bayar Cicilan
• 17 jam lalu
0
thumb
Pasokan PAM Bakal Terhenti, Warga Cengkareng Mulai Tampung Air di Tong dan Ember
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.