Japan Open 2026: Kalah di Babak Pertama, Raymond/Joaquin Evaluasi Total

medcom.id
1 jam lalu
Cover Berita
Tokyo: Langkah ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus terhenti lebih awal di ajang Japan Open 2026. Duet menjanjikan ini dipaksa angkat koper pada babak pertama setelah ditumbangkan oleh wakil tuan rumah, Haruki Kawabe/Kenta Matsukawa dengan skor 16-21, 23-21, dan 10-21. Terjebak Ragu-Ragu dan Kalah Cepat Ditemui usai laga, Raymond Indra tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Ia mengakui bahwa performa mereka sepanjang pertandingan tidak keluar sama sekali akibat keraguan di lapangan.
 
"Pastinya hari ini tidak puas, dari gim pertama sampai ketiga tidak keluar sama sekali mainnya. Banyak ragu-ragu, mau bertahan tidak solid dengan bola yang kencang, mau mendahului depannya tapi kami kalah cepat dari mereka," ungkap Raymond terbuka.
 
Senada dengan pasangannya, Nikolaus Joaquin juga merasakan ada yang kurang dari atmosfer bertanding mereka hari ini. Meski sempat mencuri kemenangan di gim kedua, mereka gagal menjaga momentum di gim penentu. Baca juga: Japan Open 2026: Rachel/Febi Ungkap Faktor Kekalahan dari Unggulan 2 "Ada hawa pertandingan yang terasa kurang dapat hari ini. Terus coba cari dan agak lumayan dapat di gim kedua, tapi masuk gim ketiga memang kami sedang tidak enak mainnya. Sudah melakukan segala cara, tapi harus diakui kami kalah hari ini," tambah Joaquin. Kawabe/Matsukawa Jadi Sinyal Waspada Ganda Putra Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Raymond/Joaquin. Mereka kini sadar bahwa pasangan Jepang tersebut akan menjadi salah satu batu sandungan berat di masa depan.

"Kami sudah tahu gaya main mereka, cepat dan bertenaga. Ke depan mungkin salah satu yang menjadi pesaing kami," pungkas Joaquin. Alihkan Fokus, Siap Tebus Dosa di China Open 2026 Tidak ingin berlarut dalam kesedihan, Raymond/Joaquin langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya, China Open 2026, yang akan digelar minggu depan. Karakteristik shuttlecock yang cepat di turnamen Asia Timur menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera mereka bereskan, terutama dari sektor pertahanan.
 
"Minggu depan di China Open kami harus perbaiki pertahanan, disiapkan lagi, dikuatkan karena bolanya mungkin bakal mirip-mirip dengan di sini. Lajunya cukup kencang," tutup Raymond optimistis.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gus Ipul Ungkap Bursa Calon Ketum PBNU: Kiai Zulfa-Nasaruddin Umar
• 6 jam lalu
0
thumb
KAI Daop 2 minta masyarakat Cianjur tidak beraktivitas di jalur kereta
• 21 jam lalu
0
thumb
Kandang Ayam 4 Hektar Dikeluhkan Warga Ciputat, Kuasa Hukum: Izin Kami Sudah Lengkap
• 3 jam lalu
0
thumb
Siap-Siap! Negara Akan Ambil Alih 605 Ha Lahan Berstatus HGB Non Aktif
• 21 jam lalu
0
thumb
Kecurangan SPMB di Jogja Terus Berulang, Modus Numpang KK Masih Ditemukan
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.