HARIAN.FAJAR.CO.ID, ATLANTA—Inggris akan menantang juara bertahan Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026, dini hari nanti. Ini laga spesial Lionel Messi menghadapi musuh barunya.
Laga di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta ini akan menjadi kali pertama superstar Argentina tersebut bermain melawan The Three Lions dalam karier gemilangnya yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.
Inggris dan Argentina belum pernah bertemu lagi dalam pertandingan kompetitif sejak Piala Dunia 2002 Korea/Jepang, ketika Inggris mengalahkan La Albiceleste 1-0 dan memulangkan mereka lebih awal.
Saat itu, Messi masih berada di akademi muda FC Barcelona. Kini,setelah lebih dari 20 tahun, kapten Argentina itu akhirnya mendapat kesempatan menulis babak berikutnya dari rivalitas legendaris La Albiceleste dan tim Tiga Singa.
“Sejujurnya, ini terasa spesial. Ini adalah pertandingan yang spesial karena ini pertama kalinya bagi saya. Saya sudah bermain melawan semua tim kecuali Inggris,” kata Messi dikutip dari FIFA.com.
Bigmatch ini jelas tidak bisa dipisahkan dengan memori penampilan magis Diego Maradona saat menghadapi Inggris dalam perjalanan menuju gelar juara Piala Dunia 1986 di Meksiko. Dan, Messi diharapkan mengulang aksi-aksi ikonik sang legenda.
Namun, Messi mencoba meredam ekspektasi berlebihan padanya dengan memuji Inggris. “Mereka adalah tim besar, salah satu kekuatan sepak bola dunia,” ujarnya.
Kendati begitu, Messi yang mengincar gelar Piala Dunia keduanya mengirim sinyal optimis Argentina bisa meredam Inggris dan melaju ke final untuk menghadapi Prancis atau Spanyol.
“Kami berada dalam kondisi terbaik untuk terus melakukan apa yang selama ini kami lakukan, yaitu bersaing,” tegas legenda Barcelona tersebut.
Ini akan menjadi semifinal keenam Argentina dan raksasa Amerika Selatan itu tidak pernah gagal lolos dari tahap ini. Tapi perjalanan La Albiceleste ke semifinal membutuhkan usaha besar dan bahkan kontroversi saat menyingkirkan Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss di fase knockout.
Makanya, terlepas bahwa Messi dan kawan-kawan telah mencetak tiga gol di setiap empat pertandingan terakhir mereka, Pelatih Argentina, Lionel Scaloni juga tak berani sesumbar.
“Kita akan memainkan pertandingan sepak bola melawan tim nasional yang hebat, yang memiliki manajer hebat. Tapi kami akan mencoba untuk mencapai final dengan segenap keringat kami,” katanya di Give Me Sport.
Seperti halnya Argentina, Inggris sedang dalam rentetan kemenangan empat pertandingan dengan mencetak setidaknya dua gol dan Pelatih Inggris, Thomas Tuchel mengklaim sudah punya formula mengalahkan lawannya.
“Jika kita berbicara tentang formula, itu cukup sederhana: Satukan Harry (Kane) dan Jude (Bellingham), mereka akan melakukan sisanya,” kata Tuchel seperti yang dikutip oleh Mirror.
Mewakili pemain Inggris, Jordan Pickford menegaskan mereka siap meredam Messi. Namun, ia menegaskan lawan mereka bukan hanya Messi.
“Kita tidak bisa hanya membicarakan Messi. Mereka tim yang bagus dan mereka juara bertahan. Tetapi kami juga memiliki begitu banyak kemampuan untuk menyerang dan kami sulit untuk dikalahkan,” ujar Pickford di situs FA Inggris.
Sang kiper memastikan mereka sepenuhnya siap bertarung. “Ini pertarungan antara kita dan mereka untuk memperebutkan tempat di final, dan ini adalah pertandingan sepak bola. 90 menit, 120 menit, adu penalti,” tandasnya.
Inggris dipastikan tanpa Jarell Quansah karena sanksi. Tapi Reece James sudah pulih dan bisa bersaing dengan Djed Spence atau Ezri Konsa di posisi bek kanan. Declan Rice juga diyakini bisa sembuh dari penyakitnya untuk memimpin lini tengah.
Untuk sektor penyerangan, Inggris akan tetap mengandalkan Kane. Ia akan ditopang Bellingham, Anthony Gordon dan Bukayo Saka. Kane dan Bellingham sama-sama sudah mencetak 6 gol dan berharap bisa bersaing jadi top skor.
Sedangkan Argentina, mereka tidak punya masalah cedera sehingga Scaloni bisa menurunkan formasi yang sama dengan Julian Alvarez akan mendampingi Messi dan Leandro Paredes kembali ke lini tengah.
Kedua negara total sudah berjumpa 14 kali dengan Inggris meraih lima kemenangan berbanding tiga keunggulan Argentina. Khusus di Piala Dunia, ini akan jadi bentrok keenam mereka dengan Inggris unggul 3-2 di lima duel sebelumnya.
Dalam pertemuan terakhir pada November 2005, Inggris menang dengan skor 3-2 pada pertandingan persahabatan berkat gol-gol yang dicetak Michael Owen dan Wayne Rooney. (amr)
Prakiraan pemain
Inggris (4-2-3-1): Pickford; Konsa, Stones, Guehi, O’Reilly; Rice, Anderson; Saka, Bellingham, Gordon; Kane
Argentina (4-4-2): E. Martinez; Molina, Romero, Li. Martinez, Tagliafico; Paredes; De Paul, Fernandez, Mac Allister; Messi, Alvarez






Komentar (0)