VIVA – PSSI dikabarkan mulai menyiapkan calon pemain naturalisasi baru setelah proses naturalisasi Mitchell Baker rampung. Program tersebut diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia menghadapi Piala Asia 2027 dan babak penyisihan Piala Dunia 2030.
Di tengah proses itu, nama bek KV Mechelen, Tommy St. Jago, mulai ramai dikaitkan dengan Timnas Indonesia, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai ketertarikan terhadap sang pemain.
Staf Khusus Menteri Hukum Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot, mengungkapkan bahwa PSSI akan kembali menentukan calon pemain yang siap dinaturalisasi setelah pengambilan sumpah Mitchell Baker.
- Instagram/noorkorompotalks
"Setelah pengambilan sumpah Mitchell Baker, PSSI akan menentukan siapa calon baru yang siap dinaturalisasi untuk persiapan menuju Piala Asia 2027 dan babak penyisihan Piala Dunia 2030," ujar Noor Korompot.
Pernyataan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pendukung Timnas Indonesia. Sejumlah pemain diaspora yang berkarier di Eropa pun mulai menjadi sorotan, termasuk Tommy St. Jago yang saat ini membela klub kasta tertinggi Liga Belgia, KV Mechelen.
Bek berusia 26 tahun itu menjadi perbincangan setelah memasang bendera Merah Putih di bio akun Instagram pribadinya. Simbol tersebut berdampingan dengan bendera Belanda dan Curacao yang merepresentasikan latar belakang keturunannya.
Sebelumnya, Tommy St. Jago juga sempat menarik perhatian suporter Indonesia usai meninggalkan komentar pada unggahan penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny. Interaksi tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet yang berharap sang pemain bersedia membela Timnas Indonesia.
- Instagram @kvmechelen
Dari sisi karier, Tommy St. Jago memiliki rekam jejak yang cukup mentereng. Pemain kelahiran Utrecht, 3 Januari 2000 itu mengawali pembinaan di akademi Ajax Amsterdam sebelum melanjutkan karier profesional bersama FC Utrecht. Saat ini, ia memperkuat KV Mechelen di Liga Belgia.
Di level internasional, Tommy St. Jago pernah membela Timnas Belanda kelompok umur U-17 dan U-18 dengan total 14 penampilan. Namun, hingga kini ia belum pernah mencatatkan penampilan bersama Timnas Belanda senior.
Berdasarkan data Transfermarkt, bek dengan nilai pasar sekitar Rp35 miliar itu juga belum pernah memperkuat Timnas Curacao di level senior. Kondisi tersebut membuat peluangnya untuk membela negara lain masih terbuka sesuai regulasi yang berlaku.






Komentar (0)