F1 Resmi Batalkan GP Bahrain dan Arab Saudi Imbas Konflik di Timur Tengah

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Buntut perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran, Formula 1 (F1) resmi membatalkan balapan Grand Prix (GP) Bahrain dan Arab Saudi. Dengan hal ini, Seri balapan F1 akan berkurang menjadi 22, dari yang sebelumnya 24 dalam satu musimnya.

Adapun GP Bahrain dijadwalkan akan berlangsung pada 10-12 April, sementara, GP Arab Saudi pada 16-18 April. Dengan batalnya dua seri balapan tersebut, F1 akan jeda libur sekitar satu bulan lamanya.

Presiden F1, Stefano Dominecali, menyebut bahwa keputusan ini terpaksa harus diambil, sebab mereka tak ingin ambil risiko mengingat panasnya situasi yang kini terjadi di Timur Tengah akibat perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

"Meskipun ini adalah keputusan yang sulit untuk diambil, tapi ini demi yang terbaik untuk saat ini, mengingat situasi yang kini terjadi di wilayah Timur Tengah. Kami akan kembali ke sana setelah keadaan cukup memungkinkan." kata Dominecali dikutip BBC.

Menteri Olahraga Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Faisal, mendukung keputusan F1 dalam membatalkan gelaran dua seri itu. Namun, Arab Saudi juga menyayangkan hal ini karena mereka sudah segala persiapan untuk menyambut balapan mobil paling bergengsi di dunia tersebut.

"Kami menghormati keputusan F1 dalam kalender balapan 2026. Tapi, bagaimana pun Arab Saudi selalu siap untuk menjadi tuan rumah di Jeddah. Melanjutkan kesuksesan seperti lima edisi sebelumnya,". kata Abdulaziz.

Selanjutnya, F1 akan melanjutkan seri balapannya di GP Jepang, Sirkuit Suzuka, pada Minggu (29/3). Adapun F1 sudah jalani dua seri balapan, yakni GP Australia dan GP China. Di mana, Mercedes tampil dominan di dua balapan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kendalikan Defisit, Pemerintah Perketat Izin Perjalanan Dinas Luar Negeri
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebakaran Lahan di Kawasan Merbau Pelalawan Berhasil Dikendalikan
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Dari Pedagang Martabak Jadi Tradisi Halal Bihalal
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
MK Putuskan Hak Pensiun Anggota DPR dan Pejabat Tinggi Negara Inkonstitusional, Ini Pertimbangannya
• 16 jam laludisway.id
thumb
Pembiayaan Negara Hadapi Beban Ganda
• 15 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.