Kubu Roy Suryo Duga Ijazah Jokowi di Sidang Beda dengan Gelar Perkara Khusus, Begini Penjelasannya

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Roy Suryo bersama kuasa hukumnya, Refly Harun (kanan) saat menyampaikan keterangan di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Kubu Roy Suryo menduga adanya perbedaan ijazah Jokowi di sidang dengan yang ada dalam gelar perkara khusus di Polda Meetro Jaya pada 15 Desember 2025.  (Sumber: Tangkap layar YouTube KompasTV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kubu Roy Suryo menduga adanya perbedaan ijazah yang ditunjukkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di persidangan Kamis (5/11/2026), dengan yang sempat dilihat dalam gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya pada Desember 2025 lalu.

Dugaan tersebut disampaikan kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun di sela persidangan kliennya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis.

"Yang juga menjadi catatan saya, perasaan saya, ini baru persaaan ya karena kita harus ada pembuktian, mata saya melihat bahwa ijazah yang ditunjukkan oleh Jokowi hari ini berbeda dengan apa yang ditunjukkan dalam gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya tanggal 15 desember 2025," ucap Refly.

Baca Juga: Ditanya Kasus Penyadapan Listyo Sigit Usai Sidang Roy Suryo, Jokowi Hanya Tersenyum

Dia pun menyampaikan, jika asumsi perbedaan tersebut terbukti benar, hal itu dapat mengindikasikan adanya unsur pemalsuan atau rekayasa dokumen.

"Jadi kalau misalnya berbeda maka tentu di sini ada kepalsuannya, ada rekayasa dan lain sebagainya," ujar dia.

Senada dengan kuasa hukumnya, Roy Suryo membeberkan sejumlah poin perbedaan fisik ijazah Jokowi yang ia amati antara persidangan hari ini dengan agenda di Polda Metro Jaya Desember tahun lalu.

Menurut Roy, dokumen yang ditunjukkan pada 15 Desember 2025 berada dalam kondisi yang jauh lebih rapi.

"Yang jelas memang ijazah itu berbeda dengan ijazah yang di tanggal 15 Desember (2025). (Pada) 15 Desember itu ijazahnya rapi, tidak ada rusak di bawah, tidak ada lubang-lubang di bawah. Itu tadi jelas betul ijazahnya berbeda," ucapnya.

Lebih lanjut, Roy mengeklaim sempat memegang langsung dokumen yang dihadirkan di persidangan tersebut, termasuk memeriksa detail embos (cetak timbul) dan tanda air (watermark).

"Dan saya sudah memegang ijazah itu, yang dikatakan ada embos, ada enggak? Enggak ada," tutur Roy.

"Tapi kalau watermark-nya memang diupayakan, tapi watemark-nya berbeda dengan tanggal 15 (Desember 2025). 15 Desember itu watemark-nya jelas banget keliatan diprint ulang, yang ini tidak." 

Baca Juga: Jokowi Pamerkan Ijazah di Ruang Sidang, Roy Suryo Tertawa

Roy juga menyebut ada beberapa kemiripan kualitas cetakan foto pada berkas-berkas pendukung lainnya. Pihaknya pun akan melakukan pemeriksaan dan verifikasi lebih mendalam terhadap dokumen yang ada dalam persidangan guna memastikan keabsahannya.

"Dan memang ada foto yang kualitasnya sama dengan tanggal 15 desember yaitu pada berkas-berkas banyak sekai nanti akan kita periksa lagi," ucapnya.

"Foto yang baru sama dengan foto yang saya lihat pada 15 Desember. Berkasnya lama fotonya baru, tidak ada capnya tadi, ada tadi ditempelkan di situ. Itu baru tadi, itu jelas betul." 

Sebelumnya, Jokowi menunjukkan ijazah miliknya mulai dari SD hingga sarjana di sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo, Kamis (5/11/2026).

Ijazah tersebut diperlihatkan Jokowi saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tersebut.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • roy suryo
  • jokowi
  • ijazah jokowi
  • sidang roy suryo
  • gelar perkara khusus
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengamat Intelijen Minta Polisi Ungkap Rantai Komando Kasus Penyadapan
• 23 jam lalu
0
thumb
Ijazah Saja Tak Cukup, Menaker Ungkap 3 Karakter yang Dibutuhkan Pekerja Masa Kini
• 2 jam lalu
0
thumb
Skandal Penyadapan, Rakyat Pun Terimpit di Tengah Konflik Elite
• 10 jam lalu
0
thumb
Ditanya Kasus Penyadapan Listyo Sigit Usai Sidang Roy Suryo, Jokowi Hanya Tersenyum
• 4 jam lalu
0
thumb
Meta Kembangkan Robot Humanoid Bersama Perusahaan China, Max Disiapkan Jadi Asisten Rumah Tangga
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.