WHO sarankan uji klinis dua vaksin baru Ebola di RD Kongo

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan penambahan dua vaksin baru Ebola dalam uji klinis di Republik Demokratik Kongo.

"Kelompok pakar yang dibentuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penambahan dua kandidat vaksin baru Ebola ke dalam uji klinis Tumaini yang sedang berlangsung di RD Kongo.

Rekomendasi ini menandai pertama kalinya vaksin yang dibuat khusus untuk memberikan perlindungan terhadap virus Bundibugyo, penyebab wabah saat ini, akan dievaluasi selama wabah penyakit tersebut berlangsung," demikian pernyataan WHO pada Rabu.

Kandidat vaksin ChAdOx1 merupakan hasil pengembangan Universitas Oxford melalui kerja sama dengan Serum Institute of India. Sementara, kandidat vaksin mRNA-1469 dikembangkan oleh Moderna.

Berdasarkan data terkini, jumlah kematian terkonfirmasi akibat virus Ebola di RD Kongo telah mencapai 5.103 orang, dengan 10.467 kasus infeksi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Uji coba vaksin Ebola baru dimulai di Republik Demokratik Kongo

Baca juga: Pejabat Afrika sepakat pertahankan perbatasan di tengah wabah Ebola


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Studi: 1 dari 15 Orang Dewasa Pernah Alami Pelecehan Gambar AI, Dampaknya Bisa Meluas
• 2 jam lalu
0
thumb
Respons Istana Usai Listyo Cs Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
• 10 jam lalu
0
thumb
Jokowi Minta Izin Hakim Sebelum Tunjukkan Ijazah SD-S1 di Sidang Roy Suryo
• 2 jam lalu
0
thumb
DKI Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga Desember 2026, Ini Syaratnya
• 8 jam lalu
0
thumb
BNPB Waspadai Lonjakan Karhutla di Kalteng dan Sumsel, Ratusan Titik Api Terdeteksi di Wilayah Prioritas
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.