ISSP Siap Buyback Saham, Siapkan Dana hingga Rp150 Miliar

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo berencana menggelar pembelian kembali saham (share buyback) senilai Rp150 miliar.

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo berencana menggelar pembelian kembali saham senilai Rp150 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo berencana menggelar pembelian kembali saham (share buyback) di tengah kondisi pasar modal yang masih bergejolak.

Produsen pipa baja tersebut menyiapkan dana hingga Rp150 miliar untuk menjalankan proses buyback saham. Aksi korporasi ini akan digelar selama tiga bulan ke depan terhitung 6 November 2026.

Baca Juga:
Optimistis Permintaan Kuat, Spindo (ISSP) Bidik Pertumbuhan Laba 10 Persen di 2026

Dana buyback saham sepenuhnya menggunakan kas internal dan tidak berasal dari dana IPO atau utang, serta tidak mengganggu arus kas serta pembayaran kewajiban.

Corporate Secretary & Investor Relations Spindo, Johanes W. Edward mengatakan, perseroan akan tetap memperhatikan aturan termasuk memastikan agar free float tidak lebih rendah dari 20 persen. Saat ini, free float ISSP berada di angka 33,25 persen.

Baca Juga:
Spindo (ISSP) Bidik Perluasan Pasar dari Kehadiran Kopdes Merah Putih hingga Data Center

"Perkiraan jumlah saham yang akan dibeli kembali kurang lebih sebesar 3,48 persen atau 250 juta saham dari total saham yang telah dikeluarkan perseroan," katanya dalam keterbukaan informasi, Kamis (5/11/2026).

Dalam buyback saham kali ini, perseroan membatasi harga maksimal pembelian saham sebesar Rp600 per saham, dengan tetap memenuhi ketentuan POJK 29/2023.

Edward mengungkapkan, alasan perseroan melakukan buyback saham karena harga saham ISSP saat ini belum mencerminkan harga wajar berdasarkan kinerja. 

Proses buyback saham tersebut dijadwalkan berakhir pada 5 Februari 2027. Namun, perseroan bisa menghentikan buyback sewaktu-waktu dengan sejumlah alasan mulai dari penyerapan yang lebih cepat hingga keputusan manajemen.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penjualan LCGC Turun, Astra Sebut Ada Pergeseran Pilihan Konsumen
• 4 jam lalu
0
thumb
Dari Malaysia hingga Australia, Ini Catatan Remontada Persib di ACL 2
• 15 jam lalu
0
thumb
Kemenag Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan Ratusan Ribu Guru Madrasah
• 16 jam lalu
0
thumb
Komisi III DPR Lanjutkan Pembahasan RUU Perampasan Aset, Undang Akademisi dan Ekonom Jelang Target 15 Desember 2026
• 22 jam lalu
0
thumb
Elon Musk Kabur Lalu Habiskan Rp 6,7 Triliun Buat Ormas, Semua Sia-Sia
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.