Jelang Libur Natal & Tahun Baru, Semua Transportasi Umum Diperiksa Kondisinya

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
DKI Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengintensifkan pemeriksaan keselamatan atau ramp check seluruh moda transportasi menjelang periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan, kapal, pesawat, dan kereta api memenuhi persyaratan keselamatan serta laik beroperasi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub bersama operator transportasi meningkatkan pengawasan terhadap sarana transportasi yang akan melayani masyarakat selama periode libur akhir tahun.

"Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Natal dan Tahun Baru dapat menggunakan transportasi yang selamat, aman dan laik operasi, sehingga pemeriksaan keselamatan harus dilakukan secara menyeluruh," kata Menhub Dudy melalui keterangan resminya.

Ramp check merupakan pemeriksaan preventif untuk mengidentifikasi potensi gangguan keselamatan sebelum sarana transportasi dioperasikan. Pengawasan mencakup transportasi darat, penyeberangan, laut, udara, hingga perkeretaapian. Kemenhub Targetkan Pemeriksaan Bus dan Angkutan Umum Pada sektor transportasi darat, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum, khususnya bus yang akan melayani perjalanan masyarakat selama Nataru 2026/2027.
 

Baca Juga :

PLN Fasilitasi Tur Kendaraan Listrik Kementerian Perhubungan


Sebagai bahan evaluasi, pada periode Nataru 2025/2026 tercatat sebanyak 112.104 kali pemeriksaan ramp check. Jumlah tersebut jauh melampaui target awal sebanyak 15.000 kali pemeriksaan.

Kemenhub juga mengoptimalkan aplikasi MitraDarat yang digunakan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) serta dinas perhubungan provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Aplikasi tersebut mendukung pencatatan hasil pemeriksaan secara digital dan terintegrasi dengan data perizinan angkutan. Dengan sistem ini, pengawasan serta tindak lanjut terhadap kendaraan yang belum memenuhi persyaratan dapat dilakukan secara lebih terukur. Sebanyak 2.140 Kapal Diperiksa Jelang Nataru Pada sektor transportasi laut dan penyeberangan, Kemenhub menyiapkan uji kelaiklautan terhadap 2.140 kapal. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada 1-30 November 2026 dengan melibatkan 132 Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Dari total tersebut, objek pemeriksaan terdiri atas:
  • 511 kapal penumpang.
  • 63 kapal Ro-Ro penumpang.
  • 460 kapal Ro-Ro penyeberangan.
  • 123 kapal cepat.
  • 162 kapal tradisional.
  • 821 kapal wisata.

Baca Juga :

Kementerian Perhubungan Kirim 428 Bus untuk PON XX di Papua

Pemeriksaan mencakup aspek keselamatan, pengawakan, garis muat dan pemuatan, kesehatan penumpang, pencegahan pencemaran, serta manajemen keamanan kapal.

Khusus kapal wisata, uji petik dilakukan sebelum kapal beroperasi sebagai bagian dari persyaratan pengajuan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Langkah tersebut ditujukan untuk memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum kapal mengangkut penumpang. Ramp Inspection Pesawat di 20 Bandara Pada sektor transportasi udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menjadwalkan ramp inspection di 20 bandar udara. Pemeriksaan akan dilakukan melalui tiga fase pengawasan mulai 1 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027.

Selain pemeriksaan pesawat, Kemenhub menyiapkan inspeksi kesiapan keselamatan di 223 bandar udara. Jumlah tersebut terdiri atas 12 bandara yang diperiksa Direktorat Bandar Udara dan 211 bandara oleh Kantor Otoritas Bandar Udara.

Pengawasan meliputi keselamatan area pergerakan pesawat, fasilitas panduan visual penerbangan, sistem kelistrikan, serta kesiapan fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

Kemenhub juga menyiapkan pengawasan navigasi penerbangan di 18 lokasi prioritas untuk mendukung keselamatan operasional penerbangan selama periode Nataru. Pemeriksaan Keselamatan Kereta Api Dimulai November Pada sektor perkeretaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menjadwalkan ramp check Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada minggu kedua November hingga minggu pertama Desember 2026.

Pemeriksaan tersebut akan dilengkapi inspeksi keselamatan sarana dan prasarana perkeretaapian. Kemenhub juga merencanakan pemeriksaan menggunakan kereta inspeksi bersama operator pada Desember 2026.

Berdasarkan perkiraan DJKA, frekuensi perjalanan kereta api selama periode Nataru 2026/2027 diproyeksikan mencapai 376 perjalanan kereta api antarkota per hari.

Sementara itu, perjalanan kereta api perkotaan regional diperkirakan mencapai 426 perjalanan per hari. Adapun kereta api perkotaan komuter diproyeksikan melayani 2.107 perjalanan per hari.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Jelang Libur Natal & Tahun Baru, Semua Transportasi Umum Diperiksa Kondisinya Klik untuk baca: https://www.medcom.id/otomotif/mobil/nbw5vvBK-jelang-libur-natal-tahun-baru-semua-transportasi-umum-diperiksa-kondisinya

(UDA)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pramono Minta Maaf KJMU Terlambat Cair, Ungkap 1.100 Rekening Bermasalah
• 2 jam lalu
0
thumb
Mengenal Catcalling, Pelecehan Seksual Verbal di Muka Umum
• 1 jam lalu
0
thumb
Jet Pribadi Jatuh di Florida: 9 Orang Tewas, Pakar Duga Pesawat Kehilangan Daya Angkat
• 7 jam lalu
0
thumb
Jokowi ke Jakarta 3 Hari Jelang Sidang Kasus Ijazah, Khozinudin Duga Mau Konsolidasi
• 25 menit lalu
0
thumb
4 Rekomendasi Wisata dan Kuliner di Bogor yang Lagi Hits, Cocok untuk Libur Akhir Pekan
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.