Beauties tentu sudah tak asing dengan catcalling, kan? Istilah ini banyak digunakan di media sosial untuk menggambarkan aksi pelecehan seksual secara verbal di tempat umum, biasanya dilakukan orang asing di jalanan.
Perilaku catcalling sering disalahartikan sebagai bentuk pujian, padahal termasuk pelecehan dan harus berhenti dinormalisasi. Korbannya yang mayoritas perempuan, sering kali merasa tidak nyaman, ketakutan, bahkan meninggalkan trauma dan luka secara psikis.
Lantas, apa sih ‘catcalling’ sebenarnya? Hal-hal apa saja yang dikategorikan sebagai catcalling dan bagaimana cara menyikapinya, terutama bagi perempuan. Dilansir dari detikcom, berikut rangkuman informasinya.
(ria/ria)






Komentar (0)