TransJakarta Buka Suara soal Isu Kualitas Ban Armada Bus

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menegaskan seluruh armada bus miliknya menggunakan komponen ban yang telah memenuhi standar keselamatan tinggi. Pernyataan ini merespons sorotan dan perbincangan warganet di media sosial terkait kualitas ban armada TransJakarta.

"Menanggapi berbagai perbincangan di media sosial terkait kualitas ban, TransJakarta menegaskan dan mengklarifikasi bahwa seluruh armada menggunakan ban yang sesuai dengan standar keselamatan," kata Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani dalam keterangan resmi di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 2 November 2026.
 

Baca Juga :

Jalan Layang Antasari Ditutup Mulai 14 November, Dishub DKI Pasang 5 Portal

Ayu menjelaskan, TransJakarta senantiasa menjalankan prosedur perawatan berkala, pemeriksaan tekanan udara, hingga inspeksi mendalam terhadap seluruh komponen kendaraan sebelum armada diizinkan beroperasi melayani warga. Prosedur ketat ini diterapkan guna menjamin keamanan dan keselamatan perjalanan.

Mengenai insiden bus TransJakarta yang mengalami pecah ban di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 2 November 2026, Ayu mengonfirmasi bahwa hal tersebut murni dipicu faktor eksternal.

"Hasil pemeriksaan teknis tim lapangan mengonfirmasi bahwa pecah ban disebabkan oleh material tajam berupa paku yang tertancap pada permukaan ban saat armada melintas," kata Ayu.


Ilustrasi bus TransJakarta. Foto: ANTARA.

Pascakejadian, petugas bergerak cepat mengevakuasi seluruh penumpang ke bus pengganti agar mereka dapat melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan dengan aman dan nyaman. "Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi, khususnya untuk pelanggan bus yang mengalami insiden," kata Ayu.

Sebelumnya, sebuah rekaman video beredar viral di media sosial yang memperlihatkan respons publik atas insiden pecah ban di kawasan Menteng. Sejumlah warganet menyuarakan keraguan terhadap kualitas ban armada TransJakarta, termasuk dugaan penggunaan ban vulkanisir.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
TPIA hingga BUMI Jadi Incaran Investor Asing, AADI dan BMRI Banyak Dilepas di Sesi I
• 14 jam lalu
0
thumb
Persoalan Taswib Azan Subuh Kembali Dikaji Muhammadiyah dalam Munas Tarjih
• 14 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Jaksel, Jasad Dikubur di Benhil
• 20 jam lalu
0
thumb
Pakar: Strategi penanganan karhutla diperlukan jelang puncak El Nino
• 18 jam lalu
0
thumb
BNPB Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Bencana untuk Seluruh Pemda
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.