Alkhairaat Bakal Gelar Silatnas, Teguhkan Peran Perekat Sosial & Penjaga Harmoni

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com -  

JAKARTA - Organisasi kemasyarakatan Islam Alkhairaat akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) dengan mengusung tema Guru Tua Memanggil.

BACA JUGA: 20 Ribu PPPK Bakal Hadiri Silatnas Desember, Optimistis Diangkat PNS

Silatnas yang bakal digelar di Ballroom Hotel Sahid pada 30 November 2026 itu menjadi momentum konsolidasi umat sekaligus memperkuat peran Alkhairaat menjaga persatuan dan harmoni sosial, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Menurut Ketua Panitia Silatnas Alkhairaat Syamsudin M Pay, kegiatan juga menjadi sarana menegaskan kembali kontribusi organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial bagi bangsa dan negara.

BACA JUGA: KPK Telusuri Aliran Suap Lahan Summarecon ke Agenda Muktamar Ormas

“Melalui nilai-nilai inti yang dipegang teguh, Alkhairaat memposisikan diri sebagai episentrum harmoni kawasan timur Indonesi  dengan mengedepankan dakwah yang menghargai adat istiadat, menjaga kelestarian lingkungan, serta menjunjung tinggi keberagaman,” ujar Syamsudin, Jumat (30/10).

Dia menjelaskan Alkhairaat merupakan ormas Islam, yang berdiri pada 1930 di Palu, Sulawesi Tengah. Sejak awal berdiri, Alkhairaat konsisten bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.

BACA JUGA: Ormas se-Pati Gelar Doa Bersama, Kompak Sepakat Jaga Kondusivitas

Menurut dia, Alkhairaat juga menjadi salah satu aset bangsa melalui ribuan lembaga pendidikan yang didirikan secara mandiri.

Lembaga tersebut meliputi madrasah, sekolah, pesantren, hingga universitas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia timur dan tengah.

Dia menambahkan tema “Guru Tua Memanggil” memiliki empat makna utama dalam memperkuat keberlanjutan perjuangan Alkhairaat yang memasuki abad kedua.

Pertama, panggilan khidmah dan tanggung jawab bagi seluruh keluarga besar Alkhairaat untuk memberikan kontribusi nyata melalui pemikiran, tenaga, keahlian, maupun materi.

Kedua, panggilan persatuan dan konsolidasi untuk menyatukan potensi sekitar 20 juta jemaah dan simpatisan yang tersebar di 28 provinsi di bawah satu komando Pengurus Besar (PB) Alkhairaat.

Ketiga, reaktualisasi nilai akhlak dan ilmu yang diwariskan pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua. Nilai dakwah yang damai, toleran, dan mencerdaskan diharapkan tetap relevan dalam menghadapi perkembangan zaman.

Keempat, pengabdian kepada bangsa dan negara melalui penguatan pendidikan, dakwah, serta kegiatan sosial sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Umum PB Alkhairaat HS Mohsen Alyidrus menjelaskan Silatnas diarahkan untuk meneguhkan eksistensi organisasi sebagai perekat sosial dan penjaga harmoni di kawasan Indonesia timur.

Alkhairaat berupaya memperkuat persaudaraan Islam, merawat keberagaman suku, serta mendorong pelestarian lingkungan hidup dan ekologi.

“Selain itu, Silatnas menjadi momentum untuk menyuarakan kembali jiwa kebangsaan dan menegaskan peran historis Alkhairaat dalam membina nasionalisme religius di tengah masyarakat,” ungkap Mohsen.

Alkhairaat juga berharap adanya afirmasi dan pengakuan negara terhadap posisi organisasi tersebut sebagai aset bangsa sekaligus mitra strategis pemerintah.

Dukungan itu diharapkan dapat diwujudkan melalui perhatian terhadap kebutuhan fiskal, penyempurnaan regulasi, penyediaan sarana dan prasarana, serta pengakuan atas kontribusi Alkhairaat dalam pembangunan nasional.

Selain itu, Alkhairaat mendorong pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi pendirinya, Guru Tua, sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan pengabdiannya. (dit/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pinjol Ilegal Ancam Ekonomi Keluarga, Kabupaten Bogor Tertinggi di Jawa Barat
• 10 jam lalu
0
thumb
Koster Ingin Bangun Trem Bali Rute Bandara Ngurah Rai-Pecatu Mulai 2027
• 18 jam lalu
0
thumb
Jenazah Pria Diduga Pelaku Penusukan di Jembatan Nginden Ditemukan Tersangkut Eceng Gondok
• 2 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming BRI Super League: Java United FC Vs Bhayangkara FC
• 19 jam lalu
0
thumb
Bagaimana Jasad Istri dan Anak yang Dihabisi Dwi Bagus Teridentifikasi?
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.