Pria yang diduga sebagai pelaku penusukan di Jembatan Nginden, Surabaya pada, Kamis (29/10/2026) malam lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah pria itu ditemukan dalam kondisi tersangkut eceng gondok oleh petugas pada, Sabtu (31/10/2026) pagi, setelah sebelumnya melompat ke Sungai Jagir untuk melarikan diri.
“Informasi dari rekan BPBD yang melaksanakan giat pencarian orang di Sungai Panjang Jiwo, yang diduga pelaku penusukan sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tepat pukul 05.35 WIB. Jenazah ditemukan di bawah Jembatan Nginden Intan,” kata Aprilia petugas Command Center Surabaya kepada Suara Surabaya, Sabtu pagi.
Sebelumnya, pria tersebut dilaporkan melompat ke Sungai Jagir setelah terlibat dalam peristiwa penusukan yang terjadi di Jembatan Nginden, Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya menjelaskan, peristiwaitu bermula dari cekcok antara dua rombongan pengendara mobil Toyota Avanza dan Toyota Innova Zenix.
Menurut Luthfie, pengendara Innova Zenix awalnya menegur pengendara Avanza karena dinilai mengemudi secara ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Namun, teguran tersebut justru memicu pertengkaran karena rombongan Avanza diduga dalam kondisi mabuk.
“Karena dinilai membahayakan, pengendara Innova Zenix menegur pengendara Avanza. Namun, karena pengendara Avanza diduga dalam keadaan mabuk, mereka tidak terima dan terjadilah perpecahan,” kata Luthfie, Jumat (30/10/2026).
Saat keributan berlangsung, salah satu orang dari rombongan Avanza mengeluarkan pisau dan menusuk korban hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
“Setelah menusuk korban dan diamuk massa, pelaku kemudian melarikan diri dengan cara terjun ke Kali Jagir,” jelasnya.
Luthfie menyebut, arus sungai pada malam kejadian cukup deras dengan perkiraan kedalaman mencapai delapan meter. Polisi juga menduga pria yang melompat tersebut tidak bisa berenang.
Petugas gabungan kemudian melakukan pencarian sejak Jumat pagi dengan mengerahkan perahu karet dan personel penyelamat. Posko pencarian juga didirikan di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, tiga orang yang diduga mengetahui atau terlibat dalam peristiwa tersebut telah diperiksa sebagai saksi oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya. (bil/iss)





Komentar (0)