BNPB Catat 1.410 Hektare Lahan Terbakar, Papua Selatan Terluas

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Petugas pemadaman memadamkan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (17/10/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mencapai sekitar 1.410 hektare hingga Jumat (30/10/2026).

Papua Selatan menjadi wilayah dengan luas kebakaran terbesar, yakni mencapai 502 hektare. Selain itu, karhutla juga masih terdeteksi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Kalimantan Timur.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan, pola persebaran karhutla di Indonesia mengalami perubahan.

Baca Juga: Puan Ingatkan Penanganan Karhutla Bukan Hanya Pemadaman dan Pemulihan, Tapi Juga Ketegasan

"Hari ini kita bisa melihat di Kalimantan Timur ada beberapa titik yang bisa kami sampaikan, serta di Sulawesi bagian tengah maupun tenggara, Maluku, dan Papua Selatan," kata Berton.

Adapun rincian luas lahan terbakar yang disampaikan BNPB meliputi Papua Selatan 502 hektare, Sulawesi Tengah 295 hektare, Sulawesi Tenggara 257 hektare, Maluku 182 hektare, dan Kalimantan Timur 174 hektare.

BNPB Kerahkan 58 Armada Udara

Untuk menangani karhutla, BNPB mengerahkan 58 unit pesawat dan helikopter yang berasal dari sejumlah instansi.

Sebanyak 39 unit di antaranya berasal dari BNPB, 15 unit dari TNI, sedangkan sisanya merupakan dukungan pemerintah daerah dan dunia usaha.

Jumlah armada tersebut berkurang satu unit dibandingkan sebelumnya. Pengurangan dilakukan di Jawa Timur karena kondisi kebakaran di wilayah tersebut dinilai relatif kondusif.

"Namun demikian, pesawat-pesawat ataupun helikopter ini tetap melakukan siap siaga atau kesiapsiagaan ketika terjadi dibutuhkan, baik itu OMC maupun water bombing. Kami akan segera melakukan kegiatan-kegiatan tersebut," ucap Berton.

Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan di Dua Wilayah

Baca Juga: Demo Mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, Tuntut Evaluasi MBG hingga Penanganan Karhutla

BNPB juga melanjutkan operasi modifikasi cuaca untuk membantu meningkatkan potensi hujan di wilayah terdampak karhutla.

Dalam laporan 30 Oktober, Berton menyebut penyemaian menggunakan natrium klorida (NaCl) dan dry ice atau es kering telah dilakukan di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Di Kalimantan Tengah, operasi dilakukan sebanyak sembilan sorti penerbangan dengan penggunaan 13.000 kilogram bahan semai.

Sementara itu, di Sumatera Selatan, terdapat tujuh sorti penerbangan dengan penggunaan 9.900 kilogram bahan semai.

Berton mengatakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Adapun di Sumatera Selatan, hujan dengan intensitas ekstrem dilaporkan terjadi di Palembang, Musi Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir (OKI).

BNPB berharap hujan dapat membantu memadamkan titik api, termasuk bara yang masih berada di bawah permukaan tanah.

Karhutla di Kalimantan Timur, Kualitas Udara IKN Tidak Sehat

Baca Juga: Daftar 20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Karhutla, Ada dari Malaysia dan Singapura

Selain wilayah tersebut, BNPB juga menyoroti penanganan karhutla di Kalimantan Timur.

Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, terdapat 27 titik api di wilayah tersebut. Luas lahan yang telah berhasil dipadamkan mencapai 151 hektare.

Kebakaran dengan luasan terbesar dilaporkan terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni 76 hektare. Sementara itu, di Kota Samarinda, luas lahan yang ditangani mencapai 40 hektare.

BNPB menyebut tidak ditemukan titik api di Kabupaten Berau, Kota Bontang, Kabupaten Mahakam Ulu, dan Kota Balikpapan.

Dari sisi kualitas udara, kondisi secara umum berada pada kategori sedang. 

Namun, kualitas udara di Sendawar dan tiga titik pemantauan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tercatat berada pada kategori tidak sehat.

Berton mengimbau masyarakat menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan.

"Tentu kami tetap mengimbau masyarakat menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar sehingga dapat memproteksi diri dari ancaman yang ada di abu ataupun asap dari api tersebut, terutama bagi kelompok yang rentan," ujarnya.

Baca Juga: Pengamat Politik Soroti Tuntutan Mahasiswa Trisakti soal Ekonomi dan Karhutla

Meski titik api dilaporkan berkurang, BNPB mengingatkan penanganan karhutla masih menghadapi sejumlah tantangan.

Beberapa di antaranya adalah sumber air yang mulai mengering, karakteristik lahan gambut, pengaruh angin terhadap penjalaran api, serta akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau.

Satgas Darat pun masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi, termasuk pada malam hari.

Di sisi lain, BNPB mencatat total kejadian bencana di Indonesia mencapai 2.247 kejadian hingga 30 Oktober 2026.

Jumlah tersebut bertambah 11 kejadian dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 2.236 kejadian.

Penambahan tersebut terdiri dari tiga kejadian karhutla di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Serang, dan Kota Sorong.

Selain itu, terdapat enam kejadian banjir di Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Aceh Selatan.

Dua kejadian lainnya merupakan cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Tapin dan Kabupaten Nganjuk. 

Baca Juga: Kritik Malaysia dan Singapura soal Karhutla, Polri Ungkap Korporasi Asing Jadi Tersangka | PARASOT

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • BNPB
  • Karhutla
  • Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Papua Selatan
  • Kalimantan Timur
  • Operasi Modifikasi Cuaca
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolri Janji Miskinkan Jaringan Perdagangan Orang dan Kejahatan Digital
• 4 jam lalu
0
thumb
Proyek Sampah Jadi Listrik Libatkan Perusahaan China, Danantara Pasang Syarat Ini untuk Mitra Asing
• 20 jam lalu
0
thumb
Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 Catat Perputaran Transaksi Capai Rp6 Miliar Dalam Sehari, Ratusan UMKM Terlibat
• 20 jam lalu
0
thumb
Eksekusi Lahan 32 Hektare di Deli Serdang Ricuh, Polisi dan Warga Terluka |BERITA UTAMA
• 54 menit lalu
0
thumb
TNI AD Pastikan Proses Hukum Kasus Meninggalnya Letda Inf Jihad Dilakukan Transparan
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.