Jangan Asal Ikut Tren Slimming dan Anti Aging, Ini yang Harus Diperhatikan

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perawatan kecantikan kini tidak lagi terbatas pada kulit wajah. Seiring berkembangnya teknologi estetika, perhatian masyarakat juga meluas ke pembentukan tubuh, anti aging, hingga perawatan kebugaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu.

Namun, banyaknya pilihan perawatan modern membuat masyarakat perlu lebih cermat sebelum menentukan prosedur. Hasil yang diinginkan, kondisi kulit dan tubuh, serta pertimbangan medis seharusnya menjadi dasar pemilihan perawatan, bukan semata-mata mengikuti tren atau mengejar perubahan penampilan dalam waktu singkat.

Baca Juga :
Tinggal di Negara Tropis Bikin Kulit Punya Tantangan Tersendiri, Ini yang Perlu Diperhatikan
Ingin Kulit Lebih Kencang Tanpa Operasi? Kenali Dulu Bahan PLLA dalam Perawatan Injeksi

Pendekatan personal menjadi salah satu hal yang penting dalam layanan estetika. Setiap orang memiliki karakteristik kulit, komposisi tubuh, dan tujuan berbeda sehingga jenis maupun kombinasi perawatan yang sesuai pun tidak selalu sama.

Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika (Sp.DVE) di Blink Beauty Clinic Pondok Indah, dr. Rizky Lendl Prayogo, Sp.DVE, FINSDV, menilai program pembentukan tubuh perlu dirancang berdasarkan kondisi masing-masing pasien.

“Setiap individu memiliki kondisi tubuh dan target yang berbeda. Karena itu, program slimming perlu dirancang secara personal dengan mempertimbangkan analisis komposisi tubuh, kebutuhan pasien, dan rekomendasi medis,” ujar dr. Rizky dalam acara grand opening Blink Beauty Clinic Pondok Indah, Kamis (29/10/2026).

Salah satu pendekatan yang digunakan dalam program pembentukan tubuh adalah analisis komposisi tubuh. Pemeriksaan ini membantu memberikan gambaran mengenai kondisi tubuh pasien sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun rencana perawatan. Pendampingan ahli gizi juga dapat membantu menyesuaikan pola makan dengan kebutuhan dan target yang realistis.

Di sisi lain, teknologi estetika menawarkan berbagai pilihan untuk membantu peremajaan kulit maupun pembentukan kontur tubuh. Meski demikian, penggunaan perangkat tertentu tidak otomatis menjamin hasil yang sama pada setiap orang. Konsultasi dengan dokter diperlukan untuk menilai kesesuaian prosedur, manfaat yang diharapkan, serta potensi risiko dan efek sampingnya.

Dokter Blink Beauty Clinic Pondok Indah, dr. Artini Wijayanti Islami, Sp.DVE, FINSDV, mengatakan pemilihan perawatan perlu mempertimbangkan kondisi dan tujuan pasien secara menyeluruh.

”Setiap pasien memiliki kondisi kulit, karakteristik tubuh, dan tujuan perawatan yang berbeda sehingga membutuhkan penanganan yang tidak selalu sama,” kata dr. Artini.

Baca Juga :
Perkembangan Teknologi Dorong Perawatan Aesthetic dan Anti Aging Semakin Personal
Pria Masuk Usia 30-an, Kulit Mulai Berubah? Ini Kebiasaan Sederhana untuk Merawatnya Setiap Hari
DNA Ikan Trout Jadi Tren Anti-Aging Terbaru, Ini 5 Keunggulannya untuk Kecantikan Kulit

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dongkrak Kinerja Perdagangan RI, Mendag Ungkap Tiga Program Utama
• 3 jam lalu
0
thumb
KPK Usut Peran Ashraff Abu Suami Bupati Pekalongan Fadia dalam Kasus TPPU
• 3 jam lalu
0
thumb
Menjelang Porprov Banten, Pengerjaan Venue Tangsel Masuki Tahap Akhir
• 7 jam lalu
0
thumb
Jemput Bola Perekaman e-KTP dan Aktivasi IKD di Jawa Tengah
• 9 jam lalu
0
thumb
Indosat (ISAT) Raih Laba Bersih Rp4,9 Triliun hingga September 2026
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.