HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengakui peran strategis Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) dalam membantu pembangunan daerah.
Andi Sudirman menyebut Andi Iwan Aras yang kerap disapa AIA sebagai sosok yang dapat diandalkan untuk memperjuangkan kebutuhan Sulsel di tingkat pemerintah pusat.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa sejumlah kementerian kerap meminta penguatan melalui Andi Iwan dalam mendukung kebutuhan daerah.
“Bapak Ketua sekaligus anggota DPR RI ini bisa kita andalkan untuk wilayah kita di Sulsel. Beliau sudah banyak membantu kita, termasuk pembangunan jalan ke Soppeng, Luwu Utara, dan masih banyak lagi,” kata Andi Sudirman.
Pernyataan tersebut disampaikan Andi Sudirman dalam sambutannya seusai melantik Darmawangsyah Muin sebagai Bupati Gowa definitif di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Menurut Andi Sudirman, kontribusi Andi Iwan selama ini menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan kepada wakil rakyat yang memiliki posisi strategis di tingkat pusat tersebut.
“Saya sampaikan, beliau sudah banyak membantu Sulsel. Jadi, kalau ada yang bisa kita sampaikan kepada beliau, kita sampaikan. Beliau sudah banyak membantu kita, termasuk pembangunan jalan,” ujarnya.
Andi Sudirman juga menyinggung peran Andi Iwan dalam mendukung komunikasi dan koordinasi dengan kementerian terkait kebutuhan pembangunan di Sulsel.
“Kenapa setiap kementerian banyak bilang, minta dulu penguatan ke Pak Andi Iwan,” ungkapnya.
Diketahui, Sulsel termasuk salah satu daerah yang memperoleh alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) cukup tinggi untuk mendukung pembangunan infrastruktur.
Alokasi tersebut dinilai cukup optimal dibandingkan dengan sejumlah provinsi lain, bahkan di luar anggaran untuk rekonstruksi wilayah terdampak bencana.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) mengatakan dukungan APBN menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan infrastruktur di Sulsel, seiring dengan upaya pemerintah provinsi mempercepat pembangunan daerah.
“Kalau berbicara mengenai alokasi APBN untuk Sulsel, saya kira jumlahnya cukup optimal dibandingkan dengan sejumlah provinsi lainnya. Itu pun di luar anggaran untuk rekonstruksi wilayah yang terdampak bencana,” kata Ketua Kadin Sulsel ini.
Menurut AIA, dalam kondisi normal sekalipun, Sulsel tetap menjadi salah satu daerah dengan alokasi APBN yang relatif tinggi.
Dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat memperkuat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas antarwilayah. (ams)






Komentar (0)