Bentrokan Maut di Pasar Induk Caringin Bandung, Polisi Tangkap 8 Pelaku

rctiplus.com
12 jam lalu
Cover Berita
Bentrokan Maut di Pasar Induk Caringin Bandung, Polisi Tangkap 8 PelakuNasional | inews | Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:00Dengarkan Berita

BANDUNG, iNews.id – Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap delapan pelaku bentrokan maut di kawasan Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat. 

Bentrokan berdarah yang terjadi pada Sabtu (24/10/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB itu menewaskan dua pria berinisial FR dan T. Sedangkan satu korban lainnya berinisial AS mengalami luka berat hingga jari tangannya putus.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi menegaskan, penangkapan para tersangka merupakan hasil penyelidikan intensif tim gabungan Satreskrim Polrestabes Bandung dan Polsek Babakan Ciparay pasca-olah TKP.

"Penanganan perkara yang semula dilakukan Polsek Babakan Ciparay kini ditarik ke Polrestabes Bandung. Seluruh tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum," ujar Kombes Pol Dedi Supriyadi, Rabu (28/10/2026). 

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton mengungkapkan, peran serta pasal sangkaan terhadap delapan tersangka berdasarkan tingkat keterlibatan dalam aksi kekerasan tersebut. 

Baca Juga:Penyelam Cari Korban KM Virgo Transport Hanya Bisa Bertahan 20 Menit di Dasar Laut

Tersangka S diduga melakukan penusukan yang menyebabkan korban FR meninggal dunia. S dijerat Pasal 468 dan/atau Pasal 469 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

Sedangkan enam tersangka lainnya yakni, R, AT, DD, CU, I, dan D secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap korban T hingga tewas. Keenamnya dijerat Pasal 262 ayat (4) KUHP tentang kekerasan bersama-sama yang mengakibatkan kematian dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

“Tersangka Y diduga melakukan penganiayaan berat terhadap korban AS hingga menyebabkan jari tangan korban putus. Y dijerat Pasal 466 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” katanya.

Motif Perselisihan Lama

AKBP Anton menegaskan, bentrokan murni dipicu oleh perselisihan lama antardua kelompok yang berujung pada aksi saling balas.

"Kami tegaskan insiden ini bukan dipicu oleh perebutan lahan dagang seperti rumor yang sempat beredar di media sosial," kata AKBP Anton. 

Polrestabes Bandung terus meningkatkan patroli pengamanan serta berkoordinasi dengan pengelola pasar dan tokoh masyarakat setempat untuk menjamin kondusivitas aktivitas perdagangan di Pasar Induk Caringin. 

Baca Juga:Sertijab di Polda Riau, Wakapolda dan Sejumlah Kapolres Diganti

Penyidik target menuntaskan penyusunan berkas perkara agar dapat segera dilimpahkan ke kejaksaan.

#jabar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Cenderung Stabil usai The Fed Tahan Suku Bunga
• 6 jam lalu
0
thumb
Penjualan Global Unilever Naik Jadi Rp269 Triliun Berkat Pasar Negara Berkembang
• 6 jam lalu
0
thumb
Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Pemerasan TKA
• 3 jam lalu
0
thumb
Tiket Konser Syahrini Rp 35 Juta, Dapat Fasilitas Apa Saja?
• 21 jam lalu
0
thumb
Berita Populer: Cerita Volvo Jalan Tanpa Oli; Polytron Fox 350 Dapat Good Design Award
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.