Tantangan Sirkuit COTA dan Kontroversi Fasilitas Mewah F1 Austin

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pengelola Circuit of the Americas membatasi penjualan tiket Grand Prix Amerika Serikat demi menjaga kenyamanan ratusan ribu penonton pekan ini. Dikutip dari laporan ESPN, ajang balap Formula 1 di Austin berhasil mencatatkan rekor kehadiran sebanyak 467.000 penggemar sepanjang akhir pekan. Bos sirkuit, Bobby Epstein, menegaskan bahwa kapasitas venue sebenarnya sanggup menampung lebih banyak pengunjung jika akses jalan raya pendukung selesai diperluas dalam dua tahun ke depan.

Meskipun mengalami lonjakan komersial yang luar biasa, COTA kini menghadapi tantangan besar untuk menyeimbangkan modernisasi sirkuit dengan karakter aslinya. Lintasan di Texas ini menuai pandangan bertolak belakang dari para pembalap, mulai dari pujian atas tata letaknya yang impresif hingga keluhan fisik akibat permukaan jalan yang bergelombang.

Batasan Akses dan Rekor Pengunjung di Austin

Keputusan menghentikan penjualan tiket diambil manajemen guna mencegah kemacetan parah di sekitar area sirkuit. Epstein menjelaskan bahwa kendala utama saat ini terletak pada akses jalan sepanjang satu mil terakhir menuju lokasi kejadian, sehingga ia memilih untuk membatasi jumlah penonton daripada mengorbankan pengalaman para fans.

“Saya pikir siapa pun yang datang ke acara besar pasti mengantisipasi kemacetan dan waktu tunggu. Namun, saya tidak ingin penonton mengalami waktu tunggu hingga tiga sampai lima jam,” ujar Epstein. Pihaknya optimistis jumlah penonton akhir pekan akan mampu menembus angka setengah juta orang setelah proyek perluasan jalan selesai.

Kehadiran Fasilitas Mewah dan Gondola di Tikungan Pertama

Sorotan utama pada ajang kali ini tertuju pada pembangunan struktur bangunan megah di atas tikungan pertama yang dilengkapi fasilitas gondola atau kereta gantung dari area paddock. Fasilitas mewah tersebut menyediakan kolam renang di bagian atap serta ruang keramahtamahan korporat yang menawarkan pemandangan hampir ke seluruh area lintasan balap.

Kehadiran bangunan baru ini sempat menuai kritik dari sejumlah penggemar di media sosial karena dianggap merusak pemandangan ikonik bukit tikungan pertama. Kendati demikian, pembalap McLaren, Oscar Piastri, mengaku tidak terganggu dan justru menilai keberadaan kereta gantung tersebut menambah atmosfer meriah di sekitar lintasan.

Pembalap senior Lewis Hamilton juga memberikan pembelaan terhadap inovasi yang dilakukan oleh pihak pengelola. “Sangat mudah bagi orang-orang untuk selalu berpikiran negatif tentang segala hal. Pada akhirnya, ini adalah bangunan yang luar biasa dan fasilitas tersebut sungguh fenomenal,” kata Hamilton.

Perdebatan Permukaan Lintasan Bergelombang dan Keluhan Fisik

Selain masalah fasilitas, kondisi permukaan lintasan yang bergelombang kembali menjadi bahan perdebatan hangat di antara para pembalap Formula 1. Pembalap Red Bull, Max Verstappen, melontarkan kritik pedas mengenai guncangan di sirkuit yang berpotensi memicu cedera serius pada tulang belakangnya.

Verstappen bahkan menantang balik pihak pengelola sirkuit untuk menguji langsung tingkat kekerasan benturan di lintasan. “Saya mengundangnya untuk mengendarai mobil saya. Saya rasa dia harus keluar setelah lima putaran dan tidak akan sanggup berjalan lagi,” tegas Verstappen.

Sebaliknya, Hamilton memiliki pandangan yang jauh lebih santai terkait kondisi lintasan di Texas tersebut. “Orang-orang selalu mengeluh, padahal usia saya sudah 42 tahun dan punggung saya baik-baik saja,” kelakar Hamilton yang menilai permukaan tidak rata justru menambah karakter unik sirkuit.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KUPU Sutera, Mengolah Serat Sutera Menjadi Peluang Bisnis Fesyen Berkelanjutan
• 19 jam lalu
0
thumb
4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026
• 12 jam lalu
0
thumb
Airlangga Dorong Pembangunan Hunian Vertikal untuk ASN di Jakarta
• 2 jam lalu
0
thumb
United Tractors (UNTR) Umumkan Dividen Interim Rp1,48 Triliun, Ini Jadwalnya
• 16 jam lalu
0
thumb
Respons Aspirasi Mahasiswa, Pemerintah Beberkan Capaian Karhutla, Ekonomi, hingga UU Perampasan Aset
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.