KOMPAS.TV - Demonstrasi besar memprotes pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terjadi di Tel Aviv, Israel.
Demonstrasi itu jadi yang terakhir menjelang pemilu yang dianggap paling penting dalam sejarah negara itu.
Para pengunjuk rasa menyebut ingin mengubah wajah pemerintahan dan berharap ada perdamaian dan keamanan di Israel.
Mereka menyebut pemilu merupakan peluang yang bagus untuk membebaskan rakyat Israel dari siklus perang, korupsi, dan pelanggaran hak asasi manusia.
Menjelang pemilihan umum Israel pada Selasa (27/10/2026), warga Gaza berharap hasil pemilu akan membawa perubahan nyata dalam kehidupan mereka.
Namun, warga Palestina tetap ragu pemilu di Israel akan membawa perubahan berarti bagi mereka.
Warga berharap para pemimpin Israel berhenti melibatkan Palestina dalam politik dan menekankan bahwa Palestina hanya ingin hidup damai.
Di tengah persiapan menggelar pemilu, Israel masih saja membombardir Gaza, Palestina.
Lantas, apakah pemilu yang bakal digelar bakal membawa hasil yang bisa memengaruhi nasib warga Gaza dan politik di kawasan?
Kita akan bahas bersama Pakar Hukum Internasional yang juga guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana dan Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.
Baca Juga: Serangan Udara Israel di Gaza, Rumah di Nuseirat Terbakar dan 3 Orang Tewas di Gaza Selatan | BERUT
#israel #pemilu #palestina
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- israel
- pemilu israel
- palestina
- gaza
- Netanyahu






Komentar (0)