bank bjb Perkuat Pembiayaan Petani, Bawa Potensi Kopi Jawa Barat Mendunia

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, DISWAY.ID-- bank bjb terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha kecil, dan menengah (UKM), khususnya sektor perkebunan kopi, melalui kemitraan berkelanjutan dengan Wanoja Coffee. 

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas usaha, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong produk unggulan Jawa Barat agar semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar internasional.

BACA JUGA:Pelni Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen untuk Libur Nataru 2026/2027, Berikut Syarat dan Ketentuannya

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Lepas Ekspor Wanoja Coffee yang diselenggarakan pada Selasa, (27/10) di Center of Excellence, Korporasi Petani Kopi, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.  

Pada momen tersebut, Wanoja Coffe mengekspor kopi ke Arab Saudi sebanyak 19.200 kilogram dengan nilai transaksi Rp4.017.600.000. 

Turut hadir Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, Bupati Kabupaten Bandung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania, Direktur Utama PT BPD Jawa Barat dan Banten, Tbk., Ayi Subarna beserta jajaran, Kepala Divisi Implementasi KEKDA BI Provinsi Jawa Barat, Yon Widiyono, Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Yudha Suswardhanto dan Hj. Ety Sumiati Founder Kopi Wanoja. 

BACA JUGA:Tak Cukup Punya Usaha, UMKM Perlu Siapkan Ini Sebelum Ajukan Pembiayaan

Pengiriman ini menjadi salah satu bagian dari perjalanan pengembangan pasar Wanoja Coffee sekaligus menggambarkan peluang ekonomi yang dapat tumbuh ketika produk perkebunan lokal mampu memenuhi kebutuhan pasar ekspor. 

bank bjb memandang pencapaian ekspor sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai tambah komoditas perkebunan Indonesia. 

Melalui kemitraan ini, bank bjb memandang pengembangan usaha  tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. 

Dukungan terhadap sektor kopi diharapkan mampu memperkuat hubungan antara petani, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan pasar sehingga menghasilkan ekosistem usaha yang semakin produktif dan berdaya saing.

Wanoja Coffee merupakan usaha berbadan hukum CV Wanoja Patra Jaya yang didirikan oleh Hj. Eti Sumiati pada 2012. 

BACA JUGA:Korban Investasi Rp5 Miliar Desak Aparat Telusuri Aliran Dana dan Dugaan TPPU

Usaha ini berawal dari inisiatif untuk mengembangkan perkebunan kopi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kampung Sangkan, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Dalam perjalanannya, Wanoja Coffee berkembang menjadi salah satu pelaku usaha kopi yang mengintegrasikan kegiatan budidaya, pendampingan petani, pengolahan, hingga pemasaran. Wanoja Coffee mengelola lahan seluas 118 hektare, yang terdiri atas 20 hektare lahan milik sendiri dan 98 hektare lahan garapan petani pada lahan Perhutani. 

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Alasan Luhut Ingin UU Tipikor Segera Direvisi dan Disahkan
• 9 jam lalu
0
thumb
BMKG Duga Pembakaran Lahan Picu Udara Kabur di Bima-Dompu NTB
• 7 jam lalu
0
thumb
Bertemu Menkeu, Pramono Pastikan Obligasi DKI Ikut Arahan Pusat
• 1 jam lalu
0
thumb
AIA Dampingi Mensos di Makassar, Perkuat Digitalisasi Bansos Agar Tepat Sasaran
• 5 jam lalu
0
thumb
AIMAG diundur hingga Maret 2027
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.