Kapolri Suyudi Beberkan Langkah Polri Dukung Asta Cita, Penegakan Hukum Berkeadilan hingga Pelayanan Humanis

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan Polri akan terus memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, meningkatkan mutu pelayanan publik, dan menjaga stabilitas keamanan.

Langkah ini untuk mendukung pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga :
Dipanggil Prabowo, BRIN Bakal Percepat Riset Vaksin Malaria
Korlantas Polri: Operasi Patuh 2026 Bukan Perbanyak Tilang, tapi Buat Masyarakat Patuh Berlalu Lintas

Komitmen tersebut dijalankan melalui pemberantasan kejahatan, perlindungan masyarakat, pembenahan organisasi, serta peningkatan kemitraan dengan publik.

Suyudi mengatakan, tugas kepolisian harus menjawab kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi keamanan, sosial, maupun ekonomi.

“Kami menyadari bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pelaksanaan Asta Cita pemerintah, khususnya Asta Cita ke-2 dan Asta Cita ke-7," ujar Jenderal Suyudi di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Dalam penegakan hukum, Polri terus memperkuat pemberantasan narkoba, judi daring, premanisme, pemerasan, dan berbagai tindak pidana yang merugikan masyarakat.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk melindungi perekonomian nasional, menjaga kepastian hukum, serta menciptakan iklim usaha yang aman.

Polri turut memperkuat perlindungan terhadap perempuan, anak, pekerja, dan korban tindak pidana perdagangan orang.

Melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri memfasilitasi penyelesaian persoalan hubungan industrial, pemulihan hak pekerja, dan penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan.

Di sisi lain, pendekatan humanis terus dikedepankan dalam pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk aksi unjuk rasa dan penanganan konflik sosial.

Polri mendorong pengelolaan massa yang dialogis agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, sekaligus memperkuat akuntabilitas petugas melalui penggunaan kamera yang dikenakan personel atau body-worn camera.

“Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib. Sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas, Polri juga mendorong penguatan kamera yang dikenakan personel atau body-worn camera dalam pelaksanaan tugas pengamanan,” katanya.

Kehadiran Polri juga diwujudkan melalui penanganan bencana, penguatan keamanan lingkungan, serta dukungan terhadap program pemerintah.

Dalam hal ini, Polri terlibat dalam pemenuhan gizi masyarakat melalui pembangunan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pembangunan Jembatan Merah Putih untuk memperluas akses masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi jagung.

Baca Juga :
Kebijakan Prabowo Buka Peluang Sejahterakan Nelayan Kecil, Kampung Nelayan dan Cold Storage Dinilai Jadi Andalan
Kemensos Gandeng Polri Tangani Bencana hingga Sekolah Rakyat, Ini Fokusnya
Prabowo Gelontorkan Rp200 Miliar Buat Tangani Karhutla di Sumatera Selatan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Srikandi Menyala! Posisi Manajer Zaman Now Makin Banyak Diduduki Perempuan
• 8 jam lalu
0
thumb
10 Lagu Nasional untuk Memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
OJK Ungkap Kendala Pengembalian Dana Korban Scam
• 11 jam lalu
0
thumb
Motor curian terlacak GPS, pelaku kabur saat dikejar polisi
• 23 jam lalu
0
thumb
Hujan di Tokyo, kehangatan keluarga
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.