Polda Metro Ajak Publik Kedepankan Dialog, Jaga Situasi Tetap Kondusif

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengajak masyarakat mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyikapi perbedaan. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat.

"Perbedaan pendapat hendaknya disikapi dengan kepala dingin dan saling menghormati. Komunikasi yang baik dapat membantu mencegah kesalahpahaman berkembang menjadi konflik," kata Kombes Budi kepada wartawan, Selasa (27/10/2026).

Dia mengatakan sikap saling menghormati diperlukan agar perbedaan tidak berkembang menjadi perselisihan yang dapat mengganggu ketertiban dan hubungan antarwarga.

Baca juga: Polda Metro Ajak Semua Pihak Jaga Fasilitas Umum Saat Penyampaian Aspirasi

Dialog menjadi salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan secara terbuka dan damai. Menurutnya, dengan mendengarkan pandangan pihak lain serta menyampaikan pendapat secara santun, masyarakat dapat mencari titik temu tanpa memperbesar masalah.

Sikap bijak juga diperlukan saat menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial. Masyarakat perlu memeriksa sumber dan kebenaran informasi sebelum membagikannya agar tidak menyebarkan kabar keliru yang dapat memicu kesalahpahaman.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk mengutamakan dialog, menghormati pandangan orang lain, dan menyelesaikan persoalan secara damai. Langkah ini penting untuk menjaga hubungan antarwarga serta menciptakan lingkungan yang harmonis.

Polda Bersama TNI-Pemprov Perkuat Sinergi

Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat sinergi menjelang berbagai kegiatan masyarakat yang direncanakan berlangsung besok. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk menjaga dan mengawal penyampaian aspirasi sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat lainnya.

Baca juga: Polda Metro Bersama TNI dan Pemprov Perkuat Sinergi Kawal Penyampaian Aspirasi

"Personel hadir untuk menjaga dan mengawal masyarakat yang menyampaikan aspirasi, sekaligus memastikan kepentingan masyarakat lainnya tetap terlayani," kata Budi.

Dia mengatakan pelayanan kepada masyarakat mengedepankan semangat "Polisi Bersama Masyarakat untuk Saling Menjaga Ruang Publik sebagai Sarana Penyampaian Pendapat". Menurutnya, ruang publik merupakan milik bersama yang perlu dijaga agar hak menyampaikan aspirasi dapat berjalan berdampingan dengan hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas.

Personel pelayanan disiapkan di sejumlah titik kegiatan untuk menjaga dan mengawal aksi penyampaian aspirasi agar berlangsung tertib, aman, dan damai. Selain memberikan pelayanan kepada peserta aksi, petugas juga bertugas mengatur lalu lintas, menjaga akses fasilitas publik, serta berkoordinasi dengan unsur TNI dan Pemprov DKI Jakarta sesuai kewenangan masing-masing.

Dalam menjalankan tugasnya, personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, negosiasi, dan pendekatan humanis.




(jbr/dhn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tinggalkan Dolar AS, Transaksi LCT RI Diproyeksi Tembus US$55 M
• 21 jam lalu
0
thumb
Kemenhub Tegaskan Tak Ada Penutupan Bandara Imbas Karhutla
• 17 jam lalu
0
thumb
Jenderal TNI Richard Tampubolon Sebut Bakat Besar di Kampus Perlu Panggung Kompetisi yang Terstruktur
• 23 jam lalu
0
thumb
Bulog sebut cadangan beras RI unggul jauh di Asia Tenggara
• 7 jam lalu
0
thumb
ESDM menyiapkan aturan percepat eksplorasi 67 cekungan frontier
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.