Jenderal TNI Richard Tampubolon Sebut Bakat Besar di Kampus Perlu Panggung Kompetisi yang Terstruktur

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Jenderal TNI Richard Tampubolon, memberikan perhatian khusus pada perkembangan atlet bela diri di lingkungan kampus. 

Hal tersebut ia tunjukkan dengan kehadirannya secara langsung dalam perhelatan Liga Mahasiswa Taekwondo di GOR JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Makassar, Minggu (25/10).

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026 ini, sukses menyedot perhatian sekitar 1.400 peserta dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Indonesia Timur. 

Ajang ini sendiri merupakan hasil kolaborasi apik antara Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Unhas bersama PBTI dan Pengprov Taekwondo Indonesia Sulawesi Selatan.

Jenderal Richard, yang juga mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Pertahanan RI, menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk komitmen PBTI dalam mengawal regenerasi atlet nasional melalui jenjang perguruan tinggi.

"Kami dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia hadir langsung di tengah-tengah rekan-rekan mahasiswa hari ini untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengkaderan generasi muda melalui taekwondo,” ungkapnya di sela-sela pertandingan.

Ia menambahkan, turnamen berskala besar seperti ini sangat krusial bagi mahasiswa untuk menyalurkan potensi bela diri mereka ke arah yang lebih produktif dan berprestasi. 

"Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan turnamen berskala besar ini. Diharapkan melalui turnamen seperti liga mahasiswa ini, para mahasiswa yang memiliki bakat bela diri, khususnya di cabang olahraga taekwondo, memiliki sarana yang tepat dan positif dalam menyalurkan minat serta bakat mereka," sambungnya.

Melihat tingginya animo peserta, pria yang menjabat sebagai orang nomor satu di PBTI ini meyakini bahwa lingkungan kampus adalah lumbung prestasi yang potensial. 

Menurutnya, kompetisi yang teratur akan membentuk mental dan teknis para atlet muda dengan lebih matang.

“Bakat-bakat besar di lingkungan kampus membutuhkan panggung kompetisi yang terstruktur agar kemampuan teknis maupun mental bertanding mereka terus terasah,” ujarnya. (dpi)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cara Lapor Kecurangan TKA 2026, Simak Syarat dan Sanksinya
• 21 jam lalu
0
thumb
Revisi UU Dana Haji, Komnas Haji Desak Subsidi Lebih Adil
• 2 jam lalu
0
thumb
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 25,88 Kg Emas Ilegal Senilai Rp61 Miliar di 5 Bandara
• 23 jam lalu
0
thumb
Menko PMK Apresiasi Kinerja Satgas PRR dalam Mitigasi Perubahan Iklim
• 17 jam lalu
0
thumb
Pemerintah targetkan penyampaian DIM RUU Adminduk pada 8 November
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.