Menko PMK Apresiasi Kinerja Satgas PRR dalam Mitigasi Perubahan Iklim

cnbcindonesia.com
48 menit lalu
Cover Berita
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono mengapresiasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) dalam memulihkan wilayah terdampak bencana di Sumatra. Setelah sekitar 11 bulan proses pemulihan berjalan, sebagian besar upaya rehabilitasi dan rekonstruksi dilaporkan telah terealisasi.

Di tengah capaian tersebut, Sugiono juga menekankan pentingnya mitigasi perubahan iklim dalam perencanaan pemulihan untuk mengantisipasi risiko bencana pada masa mendatang.

Sugiono menilai berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah menunjukkan kerja keras dalam memenuhi tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat di wilayah terdampak. Upaya tersebut mencakup penerbitan regulasi, dukungan anggaran, serta pemulihan fasilitas dan layanan dasar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.


"Saya kira ini merupakan suatu kerja keras yang luar biasa, yang patut diapresiasi di tengah berbagai keadaan, kita pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto masih bisa menyelesaikan tanggung jawabnya dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat mengatasi masalah-masalah yang ada di daerah bencana," ujar Sugiono dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (26/10/2026).

Baca: Ketua Satgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Bencana Sumatra

Selain memastikan pemulihan berjalan, Sugiono mengingatkan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya. Menurutnya, perubahan iklim dapat memengaruhi pola curah hujan di Indonesia.

Wilayah di utara khatulistiwa diperkirakan mengalami peningkatan curah hujan, sedangkan wilayah di selatan khatulistiwa cenderung lebih kering dibandingkan kondisi normal dalam beberapa dekade mendatang.

"Oleh karena itu, upaya-upaya mitigasi juga harus kita masukkan dalam perhitungan kita sehingga jika terjadi bencana kita lebih siap dan upaya-upaya penanggulangan maupun rehabilitasi bisa kita lakukan dengan secepat-cepatnya," kata Sugiono.

Sugiono menegaskan, upaya pemulihan perlu terus diperkuat melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan seluruh unsur terkait. Menurutnya, percepatan penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa perlu berjalan beriringan dengan perencanaan mitigasi perubahan iklim agar pemerintah dan masyarakat lebih siap menghadapi risiko bencana pada masa mendatang.

Baca: Jelang Nataru, Mendagri Tekankan Urgensi Penyaluran Bansos

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satgas PRR melaporkan bahwa bencana susulan masih menjadi salah satu tantangan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Curah hujan tinggi kembali memicu banjir di sejumlah wilayah, antara lain Padang dan Solok di Sumatra Barat, Tapanuli Tengah di Sumatra Utara, serta beberapa daerah di Aceh.

Tito menjelaskan, sedimentasi pada sungai-sungai terdampak turut meningkatkan risiko luapan ketika hujan deras terjadi. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah infrastruktur yang telah diperbaiki kembali terdampak. Karena itu, penanganan sungai perlu dipercepat untuk mengurangi risiko banjir susulan.

Tito menegaskan, percepatan penanganan 137 sungai terdampak sedimentasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat perlu menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko banjir susulan. Untuk itu, ia meminta dukungan Kementerian Pekerjaan Umum agar pembersihan dan penanganan sungai dapat segera dipercepat sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak dapat berjalan lebih optimal.


(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:
Pemulihan Fasilitas Kesehatan Sumatera Tunjukkan Progres Signifikan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Singapura Selidiki 10 Perusahaan Terkait Karhutla RI, Bisnis Sawit dan Kehutanan Jadi Sorotan!
• 7 jam lalu
0
thumb
Padamkan Karhutla Gunung Ciremai, Pemprov Jabar Turunkan Heli & 500 Personel
• 10 jam lalu
0
thumb
Terungkap! Motif 2 Pelaku Bunuh Driver Taksi Online di Asahan, Terdesak Bayar Utang
• 11 jam lalu
0
thumb
Polda Sultra wujudkan Kamseltibcarlantas lewat Operasi Patuh Anoa
• 6 jam lalu
0
thumb
Dasco Ingin Indonesia Tentukan Rating Pasar Modal Sendiri, Ini Respons OJK
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.