Terungkap! Siasat Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Madiun, Sempat Buat Laporan Orang Hilang

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Madiun, tvOnenews.com — Pelaku pembunuhan terhadap istri dan anak di Madiun, Jawa Timur yakni DBM ternyata sempat dampingi keluarga korban buat laporan orang hilang ke Polres Madiun Kota.

Hal itu dilakukan oleh DBM setelah pihak keluarga dari DH (30) datang dari Megamendung, Bogor untuk melaporkan korban yang lama tanpa kabar.

Pembunuhan sadis terjadi di Madiun, Jawa Timur, di mana pelakunya adalah DBM (34) yang notabene adalah suami dari korban DH (30) serta ayah dari AGF (4).

Menurut dugaan sementara dari pihak kepolisian, kasus ini berawal dari persoalan rumah tangga. Perselisihan tersebut diduga dipicu setelah istri sah tersangka berkomunikasi dengan korban DH.

Tindakan keji ini kabarnya dilakukan di kamar Hotel Mataram Baru, Jalan Dr. Soetomo, Kota Madiun setelah pelaku DBS cekcok hebat dengan korban DH. Di sana, ada juga sang anak AGF.

Terduga pelaku kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun saat diamankan, Senin (26/10/2026).
Sumber :
  • Syamsul Huda-tvOnenews.com

Awalnya, DBM menghabisi nyawa DH terlebih dahulu dengan mencekik leher korban di kamar hotel sebelum kemudian membunuh putranya di dalam mobil.

Setelah membunuh kedua korban, DBM membawa jasad istri siri dan anaknya itu ke rumahnya di Jalan Kunir nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. 

Di sana, pelaku menggiling jenazah kedua korban pakai mesin giling serta membakar jasad mereka di tungku api bagian belakang rumah untuk menghilangkan jejak. 

Bahkan setelah dibakar, kedua jenazah yang sudah menjadi abu dibuang dari atas Jembatan Jalan Prambanan, Kecamatan Manguharjo hingga berencana membuang sisa-sisa jasad tersebut ke laut.

Sempat Lapor Orang Hilang

Pelaku pembunuhan sadis di Madiun sempat lapor orang hilang ke Polres Madiun Kota
Sumber :
  • Threads/ikbalsermaf11 - Istimewa

Untuk menutupi aksi kejahatannya, DBM sempat ikut mengantarkan keluarga korban membuat laporan kehilangan orang ke kantor polisi.

Hal itu diketahui berlangsung pada bulan September 2026 ketika DH yang selama ini selalu berkomunikasi dengan keluarganya di Bogor mendadak tak ada kabar.

Keluarga yang curiga kemudian datang langsung dari Megamendung, Bogor menuju Madiun untuk membuat laporan orang hilang ke Polres Madiun Kota.

Dalam beberapa foto yang beredar, tampak DBM mendampingi pihak keluarga DH untuk membuat laporan yang diserahkan ke salah satu anggota kepolisian Polres Madiun Kota.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kacau, Situs Resmi Ballon d’Or Umumkan 3 Pemenang Berbeda 2,5 Jam Sebelum Upacara Penganugerahan yang Ketahuan Dihapus
• 5 jam lalu
0
thumb
Pengamat Menilai Jika Polemik Suket Dibahas di DPR Belum Tentu Rugikan Gibran dan Jokowi
• 2 jam lalu
0
thumb
Iran Umumkan Pertemuan dengan Para Pentolan "NATO Muslim", Ada Apa?
• 18 jam lalu
0
thumb
Singapura Selidiki 10 Perusahaan Terkait Karhutla RI, Bisnis Sawit dan Kehutanan Jadi Sorotan!
• 23 jam lalu
0
thumb
Prabowo Belum Setujui Redefinisi Korupsi Kajian DEN, Minta Kajian Lebih Dalam
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.