Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembenahan Pendidikan Sasar Sekolah dan Kesejahteraan Guru

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, perbaikan sektor pendidikan menjadi salah satu agenda yang dijalankan program prioritas pemerintah. Pembenahan tersebut mencakup sarana dan prasarana sekolah, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, hingga peningkatan kesejahteraan guru.

Pada 2025, pemerintah menyelesaikan revitalisasi 16.167 sekolah dengan anggaran Rp16,9 triliun. Realisasi tersebut melampaui target awal sebanyak 10.440 sekolah. Capaian ini menjadi salah satu pijakan bagi pemerintah untuk memperluas program perbaikan fasilitas pendidikan pada 2026.

Advertisement

BACA JUGA: Maruarar Temui Presiden Prabowo Bahas Target Program Bedah Rumah 2026

Pemerintah berencana memperluas Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sesuai arahan Presiden, dengan menambahkan sekitar 60.000 satuan pendidikan ke dalam cakupan program pada 2026.

Penambahan tersebut akan melengkapi 11.744 satuan pendidikan yang telah memiliki alokasi anggaran. Dengan demikian, total target revitalisasi pada 2026 direncanakan mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Suharti menjelaskan, anggaran sebesar Rp13,4 triliun yang telah dialokasikan pemerintah diperuntukkan bagi revitalisasi 11.744 satuan pendidikan.

"Target 71.744 merupakan target baru, meningkat dari target awal sebanyak 11.744 satuan pendidikan," ucap Suharti di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026, dikutip dari laman resmi Kemendikdasmen.

Target baru tersebut merupakan perluasan program revitalisasi tahun 2026. Cakupannya terdiri atas 11.744 satuan pendidikan yang telah memiliki alokasi anggaran sebesar Rp13,4 triliun dan rencana tambahan sekitar 60.000 satuan pendidikan lainnya yang masih dalam proses pembahasan serta penganggaran sesuai arahan Presiden.

Program revitalisasi 2026 akan diprioritaskan bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat, satuan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah yang memerlukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Prioritas tersebut ditujukan untuk memastikan bantuan pemerintah menjangkau daerah yang paling membutuhkan sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia.

Revitalisasi 2026 Jangkau Puluhan Ribu Sekolah
(Sumber: Kemendikdasmen)

Sementara itu, berdasarkan data yang tercantum dalam bahan publikasi, perbaikan sarana dan prasarana sekolah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026 terus berjalan.

Pada 2026, program ini menjangkau 35.769 satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA di seluruh Indonesia melalui skema swakelola.

Sampai dengan Oktober 2026, Kemendikdasmen mencatat sebanyak 4.374 sekolah telah merampungkan proses pembangunan tersebut.

Mandat Presiden Prabowo
(Sumber: Setneg RI)

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan mandat Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 sekaligus bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dilaksanakan Kemendikdasmen.

Pada 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp26 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Hingga saat data ini dihimpun, penyaluran dana kepada penerima manfaat disebut telah mencapai sekitar Rp20 triliun.

Program revitalisasi tidak hanya mencakup perbaikan bangunan sekolah yang sudah ada, tetapi juga pembangunan unit sekolah baru, terdiri atas 66 PAUD dan 28 SMA.

Sebanyak 35.769 satuan pendidikan telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) melalui tahapan reguler dan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahap satu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.272 PAUD telah melakukan PKS dengan total anggaran lebih dari Rp7 triliun. Pada jenjang SD, sebanyak 11.529 sekolah juga telah melakukan PKS dengan total anggaran lebih dari Rp11 triliun.

Sementara itu, 4.878 SMP telah melakukan PKS dengan total anggaran lebih dari Rp5 triliun. Pada jenjang SMA, sebanyak 1.993 sekolah telah melakukan PKS dengan total anggaran lebih dari Rp2 triliun.

Selain memperbaiki gedung sekolah yang sudah ada, revitalisasi 2026 juga mencakup pembangunan unit sekolah baru. Sebanyak 66 USB PAUD telah melakukan PKS dengan anggaran lebih dari Rp86 miliar. Adapun 28 USB SMA telah melakukan PKS dengan total anggaran lebih dari Rp190 miliar.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kronologi Meninggalnya Eks Kasat Reskrim Wonogiri, Sempat Koma 7 Tahun Usai Dikeroyok Oknum Massa Perguruan Silat
• 2 jam lalu
0
thumb
DKI Tingkatkan Cakupan Imunisasi Anak hingga 90%
• 21 jam lalu
0
thumb
Pimpin ASIOP Juara Piala Soeratin U-13, Fakhri Husaini Titip Pesan untuk PSSI soal Pembinaan Usia Dini
• 15 jam lalu
0
thumb
Alexander Volkanovski Ngotot Tantang Justin Gaethje, Siap Pensiun Usai Rebut Gelar Kelas Ringan UFC
• 11 jam lalu
0
thumb
Ramai Pengguna Laporkan Layar iPhone Duo Retak, Padahal Baru Dibeli
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.