DKI Tingkatkan Cakupan Imunisasi Anak hingga 90%

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus meningkatkan cakupan imunisasi anak dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Sehingga, bisa mencapai angka 90%.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Sri Puji Wahyuni, menyampaikan merujuk data imunisasi BIAS pada Agustus 2026, capaian pemberian vaksin Measles Rubella (MR) untuk mencegah campak dan rubela pada anak kelas 1 SD yakni 88,98%. Sedangkan, vaksin Human Papillomavirus (HPV) untuk mencegah kanker serviks sebesar 89,02%.

"MR (kelas 1 SD) 124.035 anak (88,98%), HPV (kelas 5 SD) 59.230 anak (89,02%). Dengan target cakupan sebesar 90%, capaian kedua jenis imunisasi tersebut masih perlu ditingkatkan," kata Puji saat dihubungi di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 26 Oktober 2026.

Baca Juga :

Gubernur Pramono bakal Temui Menteri Keuangan Bahas Penerbitan Obligasi Jakarta
Puji mengatakan sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah memberikan arahan kepada Suku Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota agar menyampaikan hasil capaian hingga unit terkecil di wilayah masing-masing. Guna mengidentifikasi sasaran yang belum diimunisasi.

"Selain itu, fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) jejaring diharapkan turut mendukung pelaksanaan BIAS dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan partisipasi imunisasi," kata Puji.

Sementara itu, sambung Puji, capaian imunisasi Diphtheria Tetanus (DT) dan Tetanus Diphtheria (Td) belum tersedia karena pelaksanaannya dijadwalkan pada November 2026.

Ilustrasi Pexels

Dalam kesempatan berbeda, dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang DKI Jakarta, Tuty Herawati menyampaikan pihaknya turut mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan BIAS dengan memberikan dukungan secara pendampingan keilmuan.

Selain itu, Tuty mengingatkan pentingnya koordinasi guru dan orang tua untuk memastikan agar pencapaian BIAS optimal di sekolah-sekolah.

"Yang berperan dalam proses BIAS tentunya guru. Guru dan tim UKS melakukan pendataan, mendampingi anak-anak pada saat pemberian vaksin, dan memantau proses tindakan. Selain itu, pihak Pemda memastikan agar program BIAS terlaksana," kata Tuty.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Korut Adukan Korsel ke DK PBB, Tuduh Rekayasa Ledakan Ranjau
• 8 jam lalu
0
thumb
Sempat Turun, IHSG Catat Kinerja Mingguan Terbaik di Dunia
• 15 jam lalu
0
thumb
Kasus Dugaan Pemerasan dan TPPU, Kortas Polri Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang
• 7 jam lalu
0
thumb
Satu Blunder Michael Carrick saat Manchester United Dibantai Bournemouth Disorot Eks Pelatih Liga Inggris
• 12 jam lalu
0
thumb
Buku Baru Ungkap Diplomasi Jepang-Uni Soviet Jelang Perang Dunia II
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.