Michael Carrick Masih Lolos dari Pemecatan Setelah Melalui Pembicaraan Krisis Awal

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Michael Carrick masih belum mendapatkan kepastian mengenai masa depannya, namun untuk saat ini ia tetap menjabat sebagai manajer Manchester United setelah melalui diskusi di tingkat manajemen klub pada hari Senin.

Posisi Carrick sempat berada di ujung tanduk menyusul kekalahan 0-3 di kandang sendiri dari Bournemouth pada hari Minggu. Direktur Teknik Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada kemudian mengadakan pertemuan di pusat pelatihan Carrington untuk membahas masa depan Carrick sekaligus menjajaki kandidat pengganti.

Carrick tiba di pusat pelatihan pada Senin siang, tepat sebelum pukul 14.00, dan sempat menyaksikan tim U-21 klub bertanding melawan Hull secara tertutup, sebelum akhirnya meninggalkan Carrington beberapa jam kemudian.

Meskipun mengalami kekalahan telak dari Bournemouth, mantan gelandang yang populer ini—yang tetap mendapat dukungan dari para penggemar United di Old Trafford—masih memegang kendali.

Ia pun terus melakukan persiapan seperti biasa untuk laga tandang melawan Chelsea di Liga Primer akhir pekan ini.

Skuad utama United dijadwalkan kembali berlatih di Carrington pada hari Selasa, dengan Carrick diperkirakan akan memimpin sesi latihan tersebut.

Hal ini terjadi di tengah kabar bahwa manajemen United telah menjajaki sejumlah kandidat pengganti Carrick, untuk mengantisipasi kemungkinan penunjukan manajer permanen keempat dalam tiga tahun terakhir—sejak Ineos, sebagai pemilik minoritas, mengambil alih kendali operasional sepak bola dari keluarga Glazer.

Mantan manajer Newcastle, Eddie Howe, serta mantan pelatih Bayern Munich dan tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, saat ini berstatus bebas tugas dan dianggap sebagai kandidat utama jika Carrick diberhentikan.

Nama lain seperti Unai Emery (Aston Villa) dan Fabian Hurzeler (Brighton) juga dinilai sebagai sosok yang potensial, namun klub mereka masing-masing diperkirakan akan menuntut kompensasi dalam jumlah besar.

Para pendukung United dengan jelas menunjukkan pihak mana yang mereka salahkan atas awal musim liga terburuk klub dalam 40 tahun terakhir, serta rentetan laga tanpa kemenangan terpanjang sejak 2015.

Pada hari Minggu, mereka meluapkan kekecewaan kepada para pemain, sekaligus meneriakkan kecaman terhadap keluarga Glazer, salah satu pemilik klub Sir Jim Ratcliffe, jajaran petinggi Ineos, termasuk direktur sepak bola Wilcox.

Carrick memutuskan untuk mencadangkan Bruno Fernandes setelah sang kapten melontarkan kritik terhadap taktik manajernya. Langkah ini tampaknya mendapat dukungan dari para penggemar United; mereka tidak menuntut agar pemain asal Portugal itu dimasukkan ke lapangan, meskipun tim sedang menelan kekalahan memalukan dari Bournemouth.

Sementara itu, mantan bek United, Gary Neville, menuding para pemain United telah “mogok kerja” (tidak lagi berusaha maksimal).

Kemajuan yang sempat dicapai di bawah asuhan Carrick musim lalu kini hancur berantakan, sekaligus menyingkap keretakan di dalam ruang ganti.

“Michael Carrick adalah sosok yang brilian. Dia adalah pria yang memiliki integritas, kredibilitas, kesantunan, profesionalisme, pemahaman sepak bola berkualitas tinggi, serta konsistensi dan keandalan. Singkatnya, dia memiliki semua kualitas yang justru tidak dimiliki oleh para pemain di ruang ganti tersebut,” ujar Neville di Sky Sports dikutip dari The Independent.

“Saya tahu itu karena jika Bruno saja sudah berani mengkritiknya secara terbuka melalui pernyataan singkat tersebut, bayangkan bagaimana perilaku mereka di balik layar. Jika sang kapten saja berkata demikian, bayangkan apa yang mereka bicarakan di ruang ganti secara tertutup, saat tidak ada orang lain yang mendengar. Itu sungguh mengerikan,” tegasnya.

“Ada beberapa pemain yang tidak tidur pada waktu yang tepat, tidak mengonsumsi makanan yang seharusnya, tidak memikirkan Manchester United setiap menit sepanjang hari, serta tidak benar-benar mendedikasikan hidup mereka untuk klub ini—sebagaimana seharusnya dilakukan oleh seorang profesional,” kritiknya.

“Mengapa? Karena mereka sudah merasa diri mereka hebat (besar kepala). Namun, mereka tetap berjalan dengan sikap seolah-olah mereka adalah raja. Beberapa pemain itu… mereka bukan apa-apa,” tegas sang legenda.

Carrick awalnya kembali ke Old Trafford sebagai manajer sementara—periode keduanya dalam peran tersebut—setelah pemecatan Ruben Amorim di awal tahun.

Ia kemudian diangkat menjadi manajer tetap setelah berhasil membawa United finis di posisi ketiga Liga Primer musim lalu dan mengamankan tiket kembali ke Liga Champions.

Musim panas ini, United menghabiskan £155 juta untuk mendatangkan tiga gelandang baru—Carlos Baleba, Youri Tielemans, dan Andre Santos—setelah gagal mendapatkan target utama mereka, Elliott Anderson dan Sandro Tonali.

Namun, mereka gagal merekrut bek kiri pelapis untuk Luke Shaw ataupun penyerang tambahan untuk mendukung Benjamin Sesko, pemain yang rentan cedera.

Lisandro Martinez sempat mengkritik jajaran manajemen klub karena dianggap kurang memberikan dukungan kepada Carrick menyusul kekalahan 2-1 dari Atletico Madrid awal bulan ini.

Sementara itu, Fernandes mempertanyakan taktik sang manajer setelah kekalahan 4-1 di markas Como pekan lalu.

Carrick menyatakan bahwa Fernandes tidak dimainkan saat melawan Bournemouth karena alasan murni teknis sepak bola.

Pemain asal Portugal itu juga terlihat hadir di Carrington pada hari Senin, yang kabarnya untuk menjalani perawatan yang telah dijadwalkan sebelumnya terkait cedera yang sudah ia alami.

United akan bertandang ke markas Chelsea pada hari Sabtu, diikuti oleh dua laga kandang berturut-turut sebelum jeda internasional: menjamu Roma di Liga Champions pada hari Selasa, dan menghadapi Aston Villa di Liga Primer pada hari Minggu berikutnya. (amr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Yusril: Revisi UU Tipikor Bukan untuk Meringankan Korupsi!
• 21 jam lalu
0
thumb
Dua WN Prancis Diburu Imigrasi Usai Rekam Video Asusila di Karangasem
• 21 jam lalu
0
thumb
Motif Dwi Mutilasi Istri Siri dan Anak Tiri di Madiun: Perselisihan Pribadi
• 5 jam lalu
0
thumb
Rekap Hasil Pertandingan BRI Super League: Persija di Puncak Klasemen, Persebaya Naik Peringkat
• 17 jam lalu
0
thumb
Peringatan Dini BMKG 27 Oktober 2026, Tiga Provinsi Siaga Hujan Lebat
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.