Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, tengah mematangkan rencana besar untuk sektor properti nasional, khususnya rumah subsidi.
Pada Desember 2026 mendatang, pemerintah menjadwalkan pelaksanaan akad massal bagi 71.000 unit rumah subsidi dengan pusat kegiatan yang akan digelar di Malang, Jawa Timur.
Demi memastikan kelancaran acara tersebut, Maruarar secara khusus menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/10), untuk menyampaikan undangan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Saya akan mengundang beliau untuk bulan Desember, nanti waktunya kita menyesuaikan. Sesudah kita akad rumah, itu kan sudah tiga kali ya," ujar Maruarar kepada awak media.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan di Malang ini akan menjadi momentum terbesar dibandingkan rangkaian akad massal yang sudah pernah dilaksanakan sebelumnya.
Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan tetap menjadi instrumen utama dalam penyaluran rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini.
"Untuk bulan Desember di Malang, untuk 71.000 rumah yang diakadkan sekaligus di seluruh Indonesia, tapi titiknya ada di Malang," tambahnya.
Sebelumnya, pemerintah tercatat sukses menggelar tiga kali akad massal serupa.
Dimulai pada September 2025 dengan 26.000 unit di Bogor, kemudian 50.000 unit di Serang pada Desember 2025, serta 62.000 unit di Batang, Jawa Tengah, sekitar empat bulan lalu.
Rencana akad di Malang nanti menandai peningkatan jumlah unit yang signifikan, sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat di berbagai wilayah tanah air. (ant/dpi)





Komentar (0)