PMU Indonesia Festival 2026: Pemerintah dan Pelaku Industri Genjot Standar Profesi

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah bersama para pelaku industri kecantikan terus mendorong peningkatan standardisasi dan kepemilikan sertifikasi kompetensi bagi para praktisi sulam atau Permanent Make-Up (PMU) di Indonesia. Penguatan kompetensi ini dinilai krusial guna meningkatkan daya saing profesi estetika Tanah Air di pasar nasional maupun kancah global.

Komitmen tersebut mengemuka dalam perhelatan akbar bertaraf internasional PMU Indonesia Festival 2026 yang digelar di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. Ajang dua tahunan ini diikuti sekitar 700 peserta dari dalam negeri serta praktisi kecantikan dari 23 negara di dunia.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa sertifikasi profesi bukan sekadar pemenuhan syarat administratif formal semata. Menurutnya, sertifikasi merupakan bukti legalitas keahlian sekaligus jaminan mutu dan keselamatan layanan bagi masyarakat konsumen.

"Sertifikasi bukan sekadar syarat administratif, melainkan bukti kompetensi dan jaminan kualitas layanan bagi konsumen," kata Afriansyah, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Senin, 26 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

Generasi Muda Kendal Diajak Memanfaatkan Teknologi untuk Ciptakan Peluang Kerja
Buka Akses Karier Internasional
Ketua Penyelenggara PMU Indonesia Festival, Ali T. Sulam mengungkapkan bahwa banyak praktisi sulam lokal sebenarnya telah memiliki keterampilan teknis yang sangat mumpuni. Namun, sebagian besar dari mereka belum mengantongi sertifikat pengakuan kompetensi resmi dari badan yang berwenang, seperti Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Ali berharap, tersedianya jalur sertifikasi resmi dan ajang kompetisi berskala dunia ini dapat menjadi batu loncatan bagi para praktisi lokal untuk menembus pasar internasional.

"Banyak praktisi lokal kita punya keterampilan mumpuni, tetapi belum memiliki pengakuan resmi. Adanya sertifikasi ini diharapkan mampu membuka akses pasar serta peluang karier mereka di level global," ucap Ali.

Ia pun menyampaikan apresiasinya atas kehadiran serta dukungan penuh dari pemerintah dan otoritas terkait dalam memperkuat ekosistem kecantikan Indonesia.

"Terima kasih untuk teman-teman dan Ketua BNSP yang telah meluangkan waktu hadir di acara ini. Ajang dua tahunan ini menempatkan Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan internasional, dan semoga ke depannya bisa terselenggara lebih besar lagi," ucapnya.

Melalui sinergi erat antara Kementerian Ketenagakerjaan, BNSP, asosiasi profesi, serta pelaku industri kecantikan, standardisasi keahlian sulam Permanent Make-Up diyakini akan memperkuat daya saing tenaga kerja kreatif Indonesia agar semakin diperhitungkan di pasar dunia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Ribka Serahkan Penghargaan Tokoh Kebudayaan PIKI Awards 2026
• 8 jam lalu
0
thumb
Ekspor Buah Tropis Indonesia ke Tiongkok Tembus Rp5,94 Triliun, Durian dan Manggis Jadi Andalan
• 5 jam lalu
0
thumb
Ahmad Luthfi Ajak Peserta Porprov Jateng Doakan Atlet Selam Syabila Rizkia
• 16 jam lalu
0
thumb
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kanal CPI Makassar
• 15 jam lalu
0
thumb
[FULL] Putusan Sela: Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Kasus Febrie Adriansyah ke Pembuktian
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.