KOMPAS.TV – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah. Kondisi ini berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, yang mengalami gangguan pernapasan.
Di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, seorang pelajar SMP mengalami sesak napas akibat kabut asap yang menyelimuti kampung halamannya selama berbulan-bulan. Ia pun terpaksa mengikuti kegiatan sekolah dari rumah.
Kabut asap pekat juga menyelimuti Kota Padang, Sumatera Barat, dan sekitarnya. Saat kualitas udara berada dalam kategori berbahaya pada 14 Oktober lalu, orangtua dan wali murid diminta menjemput anak lebih awal. Siswa juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan.
Kasus gangguan kesehatan pada anak terus bertambah seiring kebakaran yang belum padam. Dampak serius juga dialami seorang anak berusia enam tahun di Kayong Utara, Kalimantan Utara, yang meninggal setelah dirawat intensif selama sepekan akibat infeksi paru-paru. Orangtuanya menyebut sang anak sempat mengeluh sesak napas.
#karhutla #kabutasap #kesehatananak #kebakaranhutan #kualitasudara #kompastv
Baca Juga: Prabowo "Sentil" Negara yang Hina Indonesia, Perusahaan Asing soal Karhutla Disorot | KOMPAS PETANG
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- karhutla
- kabutasap
- kesehatananak
- kebakaranhutan
- kualitasudara






Komentar (0)