Banjir 4 Gampong di Kluet Raya Aceh Selatan Mulai Surut

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Aceh Selatan: Banjir yang merendam empat gampong (desa) di kawasan Kluet Raya, Kabupaten Aceh Selatan, perlahan mulai berangsur surut pada Senin, 26 Oktober 2026. Bencana ini sebelumnya dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur sejak akhir pekan dan menyebabkan sejumlah daerah aliran sungai (DAS) meluap.

"Banjir di empat gampong yang tersebar di dua kecamatan, Kluet Utara dan Kluet Tengah, berangsur surut. Namun begitu, kami minta masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengurangi dampak risiko bencana," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, Mudatsir, di Aceh Selatan, Senin, 26 Oktober 2026, melansir Antara.

Diketahui, empat desa yang terdampak luapan sungai tersebut meliputi Gampong Gunong Pulo dan Gampong Krueng Batee di Kecamatan Kluet Utara, serta Gampong Mersak dan Malaka di Kecamatan Kluet Tengah. Air bah juga sempat menggenangi ruas jalan nasional lintas Tapaktuan-Subulussalam, meski arus lalu lintas dipastikan tetap berjalan lancar.

Baca Juga :

Banjir Tapanuli Tengah 424 Jiwa Terdampak, BNPB: Waspada Susulan
Merespons bencana ini, Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk segera melakukan asesmen cepat dan pemantauan langsung di lokasi banjir. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Selatan, Eja Rinanda Irma, menyatakan pihaknya telah bergerak memetakan kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Sesuai Instruksi Bapak Bupati Aceh Selatan, kami mendata rumah warga yang terendam banjir," kata Eja.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Selatan Eja Rinanda Irma (kanan) meninjau gampong terdampak banjir di Kabupaten Aceh Selatan, Senin (26/10/2026). ANTARA/HO-Humas Dinsos Aceh Selatan

Dari hasil penyisiran sementara, Dinas Sosial memastikan belum ada warga yang perlu dievakuasi ke posko pengungsian. Kendati demikian, ancaman cuaca ekstrem masih mengintai kawasan tersebut.

"Berdasarkan pemantauan yang kami lakukan, belum ada masyarakat yang mengungsi. Debit air juga sudah mulai turun, namun kami juga mengimbau masyarakat mewaspadai banjir susulan," kata Eja.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bandara Riyadh kembali dibuka, AS peringatkan ancaman keamanan
• 14 jam lalu
0
thumb
Jakarta-Bekasi Perpanjang 5 Tahun Pengelolaan Sampah Bantargebang
• 9 jam lalu
0
thumb
Wamendagri Ribka Haluk Serahkan Penghargaan Tokoh Kebudayaan pada PIKI Awards 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
Dua Pemain Asing PSM Absen Lawan Bhayangkara FC
• 11 jam lalu
0
thumb
Lula Menang Pilpres Brasil, Ucapan Selamat Mengalir dari Pemimpin Dunia
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.