Jakarta-Bekasi Perpanjang 5 Tahun Pengelolaan Sampah Bantargebang

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memperpanjang kerja sama pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang untuk lima tahun ke depan.

Kesepakatan ini diarahkan untuk memperkuat penanganan sampah, pemulihan lingkungan, serta peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat kedua daerah.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, di Balai Kota Jakarta pada Senin, 26 Oktober 2026.

BACA JUGA:Kapolri Instruksikan Tindak Tegas Personel Polri Terlibat Narkoba, Kapolda Metro: Kita Komitmen

Pramono mengatakan, pengelolaan sampah membutuhkan kerja sama antardaerah yang berkelanjutan.

Terutama untuk mengurangi beban TPST Bantargebang sekaligus menangani timbunan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.

“Persoalan sampah ini harus kita kelola bersama. Mudah-mudahan kerja sama ini membawa dampak yang baik bagi kedua daerah, termasuk dalam lima tahun ke depan,” ujar Pramono.

Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial, serta pembangunan sarana dan prasarana publik, seperti jalan, saluran, dan fasilitas penanggulangan bencana.

BACA JUGA:UPAS DKI Jakarta Tegaskan Pengelolaan Anggaran Bus Sekolah Dilakukan Secara Transparan dan Akuntabel

Pelaksanaannya akan diperkuat melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) yang memuat program prioritas dan menjadi dasar pemantauan serta evaluasi bersama.

Gubernur Pramono menjelaskan, volume sampah Jakarta saat ini mencapai lebih dari 9.000 ton per hari.

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap Bantargebang, Pemprov DKI Jakarta terus mengubah pola pengelolaan sampah dengan memperkuat pemilahan dan pengolahan sejak dari sumbernya.

Langkah tersebut didukung Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Berdasarkan laporan yang diterima Gubernur Pramono, gerakan tersebut mulai menunjukkan hasil dengan berkurangnya volume sampah yang dikirim ke Bantargebang sekitar 500 ton per hari.

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 26 Oktober 2026, Buruan Datang!

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Mitra Jepang
• 4 jam lalu
0
thumb
Aprilia Racing Bawa Kabar Baik, Jorge Martin Berpeluang Mengaspal di MotoGP Malaysia 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Perjuangan Amanda Manopo Melahirkan, Sempat Hadapi Kondisi Kista
• 21 jam lalu
0
thumb
[FULL]PLT Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi Bahas Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Pasok Air
• 12 jam lalu
0
thumb
Jaksa Dilibatkan Dalam Penanganan Sengketa Pilkades di Bekasi
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.