Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Sempat Antar Keluarga Lapor Kehilangan ke Polisi

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur mengungkap tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun sempat mengantar keluarga korban dari Bogor, Jawa Barat untuk melaporkan kehilangan dua korban ke Polres Madiun Kota.

Dwi Bagus Martono (DBM) tersangka sekaligus suami siri korban inisial DH (30 tahun) dan anaknya AG (4 tahun) ikut mendatangi Polres Madiun ketika keluarga membuat laporan kehilangan sekitar bulan September 2026 lalu.

AKBP Arbaridi Jumhur Kasubdit III Jatanras Polda Jawa Timur mengatakan, selama ini keluarga korban meyakini ibu dan anak tersebut hilang.

Namun dari hasil perkembangan penyelidikan, polisi mengendus sejumlah kejanggalan hingga kasus itu terungkap sebagai kasus pembunuhan.

“Iya, jadi pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor ya, mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan. Jadi selama satu bulan ya, itu memang tadinya dipercayai bahwa hilang gitu,” kata Jumhur di Mapolda Jatim, Senin (26/10/2026).

“Tapi kita dari polda back-up menilai ada kejanggalan-kejanggalan, dan alhamdulillah hari ini bisa terungkap,” sambungnya.

Jumhur menjelaskan, pembunuhan itu diduga dipicu pertengkaran antara tersangka dan korban perempuan di sebuah hotel di wilayah Kota Madiun.

Tersangka kemudian mencekik korban hingga meninggal dunia. Selanjutnya DBM membawa jasad korban keluar dari hotel. Sementara anak korban yang masih berusia empat tahun juga dibunuh dengan cara serupa di dalam mobil.

Menurut Jumhur, penyidik masih mendalami rangkaian perbuatan tersangka, mulai dari kapan terjadinya pembunuhan, upaya menghilangkan jejak, hingga pembuangan jasad korban.

“Karena ini luar biasa, rekan-rekan pembunuhannya itu berantai, yaitu mungkin tadi sudah disampaikan Bapak Direktur ya, dengan cara membakar dan memotong, menggiling bagian-bagian tubuh,” ujarnya.

Sementara itu tersangka ditangkap di wilayah Kabupaten Jombang pada Minggu (25/10/2026) malam kemarin. Berdasarkan keterangan sementara, tersangka mengaku melakukan pembunuhan seorang diri.

“Pengakuan sementara masih satu orang, dan nanti kita masih kita kembangkan ke kemungkinan ada pelaku-pelaku lainnya,” kata Jumhur.

Polisi turut mengamankan sejumlah kendaraan yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut, yakni mobil Mitsubishi Pajero, mobil Karimun, dan sepeda motor.

Sementara itu, penyidik masih mendalami waktu dan lokasi pembuangan jasad korban serta mencocokkan sejumlah keterangan dan bukti untuk memastikan rangkaian peristiwa pembunuhan tersebut.

“Hari ini kita interogasi sebentar, kita terus kita kembangkan pengakuan-pengakuan tersangka terkait persembunyiannya, terkait eksekusinya, terkait pembuangannya,” pungkasnya. (wld/saf/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Percasi bakal gelar Liga Catur Nasional mulai 2027
• 6 jam lalu
0
thumb
Bedah Ediorial MI: Jangan Biarkan Pahlawan Karhutla Gugur Lagi
• 13 jam lalu
0
thumb
Simak Gerak Saham BUMI Usai Akuisisi Tambang Tembaga Australia
• 12 jam lalu
0
thumb
Baznas RI Perkuat Ketahanan Keluarga Indonesia Lewat 13 Program Unggulan, Gandeng Wanita Syarikat Islam
• 12 jam lalu
0
thumb
Jangan Bilang Beruntung, José Mourinho: Kami Layak Menang
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.