Simak Gerak Saham BUMI Usai Akuisisi Tambang Tembaga Australia

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat pada perdagangan Senin (26/10/2026).

Simak Gerak Saham BUMI Usai Akuisisi Tambang Tembaga Australia. (Foto: Bumi Resources)

IDXChannel - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat pada perdagangan Senin (26/10/2026), setelah perseroan melalui anak usahanya di Australia kembali melakukan aksi akuisisi di sektor pertambangan.

Pada pukul 09.39 WIB, saham BUMI menguat 1,43 persen ke level Rp142 per unit.

Baca Juga:
The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Pekan Ini Meski Inflasi Tinggi

Pergerakan saham BUMI tersebut terjadi setelah perseroan mengumumkan akuisisi 100 persen saham perusahaan tambang tembaga asal Australia, Mount Margaret Mining Pty. Ltd., melalui anak usahanya, Bumi Resources Australia Pty. Ltd. (BRA).

Nilai transaksi akuisisi tersebut mencapai sekitar USD22 juta.

Baca Juga:
IHSG Awali Pekan dengan Menguat Tipis ke 5.442

Aksi ini menjadi bagian dari strategi BUMI untuk melakukan diversifikasi usaha di luar sektor batu bara, sekaligus memperluas eksposur perseroan ke komoditas tembaga.

Sebelumnya, BUMI juga telah menyelesaikan akuisisi Loyal Metals Ltd melalui BRA. Penyelesaian transaksi dilakukan pada 4 September 2026.

Baca Juga:
Bursa Asia Melemah, Investor Waspadai Inflasi dan Suku Bunga

Dalam keterbukaan informasi pada 7 September 2026, Direktur BUMI R. A. Sri Dharmayanti menyampaikan BRA telah membeli 175.710.515 saham atau setara 100 persen modal ditempatkan dan disetor penuh Loyal Metals.

Total nilai transaksi tersebut mencapai Rp1 triliun atau setara dengan AUD79 juta.

Langkah ekspansi tersebut berlangsung di tengah rumor pasar yang mengaitkan BUMI dengan rencana akuisisi PT Kideco Jaya Agung, perusahaan tambang batu bara milik PT Indika Energy Tbk (INDY).

Terkait rumor tersebut, BUMI sebelumnya menyatakan tidak dapat memberikan komentar atas rumor pasar, spekulasi, maupun transaksi yang masih bersifat hipotesis.

Perseroan menegaskan akan menyampaikan keterbukaan informasi apabila terdapat fakta material yang perlu diumumkan kepada publik.

Dari sisi valuasi, Samuel Sekuritas dalam riset 12 Oktober 2026 menetapkan target harga BUMI di level Rp300 per saham.

Sementara itu, MNC Sekuritas dalam riset 13 September 2026 juga memberikan target harga Rp300 per saham.

Namun, secara teknikal, pergerakan saham BUMI masih berada dalam tren utama yang kuat bearish. Tren jangka pendek juga masih menunjukkan tekanan bearish.

Harga saham BUMI saat ini masih berada di atas level support kunci Rp140. Kendati demikian, investor perlu mencermati area resistance Rp146-Rp148.

Jika mampu menembus area tersebut, pergerakan saham BUMI berpotensi mendapatkan konfirmasi penguatan lebih lanjut.

Sebaliknya, apabila kembali melemah dan menembus support Rp140, saham BUMI berpotensi menguji support berikutnya di sekitar Rp133.

Dengan kondisi tersebut, belum terlihat sinyal long setup yang kuat. Pergerakan saham masih berada dalam tren turun dan belum menunjukkan kondisi oversold ketika berada di area support kuat. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polda Riau Tangkap Puluhan Pelaku, Dewi Juliani Desak Usut Tuntas Mafia BBM
• 18 jam lalu
0
thumb
2 Tahun Prabowo-Gibran, Korupsi dan OTT KPK Guncang Kabinet, Apa Langkah Pemerintah? | KOMPAS PETANG
• 22 jam lalu
0
thumb
Singapura Umumkan Potensi Panas Bumi di Bawah Kota: 60 Kali Konsumsi Listrik
• 7 menit lalu
0
thumb
Reaksi Waketum MUI soal Imam Mahdi Gadungan di Bangkalan Modus Top Up Nyawa, Berujung Peras Korban Rp1,3 Miliar
• 8 jam lalu
0
thumb
Houthi Klaim Telah Lancarkan Tiga Operasi Militer Targetkan Bandara Riyadh dan Dua Pangkalan Militer
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.