Polisi mengungkap sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) mengaku melamun dan mengantuk saat berkendara sebelum mengalami kecelakaan beruntun di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Mobil tersebut menabrak sejumlah kendaraan hingga melindas pengemudi ojek online (ojol).
“Jadi hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan melamun, ngantuk,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi, Senin (26/10).
Adiel mengatakan, sopir BYD tersebut mengaku tidak sengaja menginjak pedal gas hingga kehilangan kendali. Sopir kemudian panik dan semakin menginjak gas.
“Terinjak gas, kemudian panik kaget, hilang kontrol, gasnya semakin terinjak. Kita juga masih mau mendalami terkait dengan fungsi gas dan rem dari kendaraan. Apakah ada permasalahan pada kendaraan tersebut,” ujarnya.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya masalah pada fungsi gas dan rem kendaraan. Sementara itu, hasil tes urine sopir menunjukkan negatif narkotika dan alkohol.
Sopir S telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (23/10) sekitar pukul 16.48 WIB. Mobil BYD bernomor polisi B 1220 KDP menabrak Honda Brio, kemudian menghantam sejumlah kendaraan lain, termasuk Wuling, Toyota Navi, dan Honda Mobilio.
Mobil itu juga naik ke trotoar sebelum menabrak dua mobil yang terparkir di Hotel Amaris.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi ojol berinisial HS (56), yang dikenal dengan nama Hasan Syukur alias Agus, mengalami patah tulang kaki kiri dan luka lecet. Korban telah menjalani operasi di RS Fatmawati dan masih menjalani observasi.






Komentar (0)