Unhan RI dan PPI Oxford Bahas Strategi Pertahanan Indonesia Hadapi Ancaman Global

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Universitas Pertahanan (Unhan) RI dan PPI Oxford menggelar forum akademik internasional untuk membahas strategi memperkuat sistem pertahanan nasional di tengah ancaman geopolitik, geoekonomi, dan nonmiliter.

Kegiatan bertajuk International Doctoral Talk Series (IDTS) tersebut berlangsung secara hybrid pada Minggu (25/10).

BACA JUGA: Unhan Terbitkan Surat Edaran, Kadet Perempuan Diizinkan Memakai Hijab

Forum ini mengangkat tema “Arsitektur Sistem Pertahanan Negara Terintegrasi dalam Menghadapi Tekanan Geopolitik, Geoekonomi, dan Ancaman Nonmiliter”.

Ada tiga isu utama yang menjadi pembahasan, yakni inovasi dan transfer teknologi pertahanan, keamanan iklim, serta ketahanan kesehatan dan kesiapsiagaan medis militer.

BACA JUGA: Kadet Dilarang Pakai Hijab, Komisi I Singgung Peraturan Rektor Unhan

Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Unhan RI Marsma TNI Samsul Bahari mengatakan IDTS menjadi kegiatan perdana dengan format tersebut di lingkungan Unhan RI.

"Semoga forum ini dapat berkembang menjadi wadah diskusi akademik berkelanjutan sekaligus memperluas jejaring internasional kampus pertahanan tersebut," kata Samsul dikutip JPNN.com, Senin (26/10).

BACA JUGA: Menhan Sjafrie Pastikan Kadet Perempuan Muslim Unhan Diizinkan Pakai Hijab

Ketua Pelaksana IDTS, Satya Hangga Yudha Widya Putra, menilai kolaborasi dengan PPI Oxford berpotensi membuka jalan bagi kerja sama akademik yang lebih luas.

Dia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu forum diskusi, tetapi menjadi awal dari hubungan baik antara Unhan RI dan Oxford.

"Serta membuka peluang bagi berbagai kolaborasi lain ke depan, baik dalam bentuk penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, maupun kegiatan akademik lainnya,” ujarnya.

Diskusi menghadirkan enam narasumber lintas disiplin, yakni Andi Fahrurrozi, Umar Hasbullah, Anita Puspitasari, Dr. Phil. Lazuardi P., Kris Adi Astra, dan Tina Kusumaningrum.

Forum tersebut dimoderatori Laksamana Pertama TNI Askari, P.S.C., S.I.Kom., M.Sc., M.A.

Sejumlah perwakilan Unhan RI, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London, Atase Perdagangan KBRI London, pengurus PPI Oxford, akademisi, serta mahasiswa doktoral turut mengikuti kegiatan tersebut.

Prof. Ir. Agus Mochamad Ramdhan, S.T., M.T., Ph.D. dan Ayu Siti Maryam selaku atase di KBRI London juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara dan perguruan tinggi.

Kerja sama tersebut dinilai penting untuk memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat jejaring akademik, serta menghasilkan kajian yang sesuai dengan tantangan strategis global.

Dalam diskusi itu, pertahanan nasional dipandang tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan militer.

Kemandirian teknologi, kesiapan menghadapi dampak perubahan iklim dan bencana, serta ketahanan kesehatan juga menjadi elemen penting dalam membangun sistem pertahanan yang tangguh.

Kolaborasi pemerintah, militer, akademisi, industri, dan masyarakat sipil turut menjadi perhatian dalam upaya memperkuat ketahanan nasional.

Melalui IDTS, Unhan RI dan PPI Oxford membuka peluang pengembangan riset bersama, pertukaran pengetahuan, serta penyusunan rekomendasi kebijakan untuk mendukung kepentingan pertahanan Indonesia.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun arsitektur pertahanan nasional yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan dalam menghadapi ancaman yang semakin kompleks. (kkp/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Persebaya vs Madura United Hari Ini: Warning dari Tavares


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Trump Peringatkan Konflik Baru, Intelijen Ungkap Dugaan Plot Pembunuhan Iran 
• 10 jam lalu
0
thumb
Singapura Umumkan Potensi Panas Bumi di Bawah Kota: 60 Kali Konsumsi Listrik
• 3 jam lalu
0
thumb
Nyari SUV Listrik dengan Value Terbaik di Kelasnya? Coba Jajal Deepal S07!
• 6 jam lalu
0
thumb
Info Lengkap 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
• 11 jam lalu
0
thumb
Unhan RI dan PPI Oxford Bahas Strategi Pertahanan Indonesia Hadapi Ancaman Global
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.