Otoritas Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, mengumumkan pemulihan operasional bandara secara normal dan bertahap mulai Minggu, 25 Oktober 2026. Langkah ini diambil pascaserangan oleh kelompok Houthi yang terjadi pada 10 Oktober lalu.
Dalam skema pemulihan ini, layanan penerbangan akan dibagi berdasarkan terminal. Terminal 1 bandara akan difokuskan khusus untuk menangani rute penerbangan domestik. Sementara itu, Terminal 2 akan beroperasi untuk memproses penerbangan rute internasional yang dilayani oleh maskapai penerbangan nasional setempat.
Baca Juga :
Koalisi Saudi Klaim Cegat 11 Drone dan Satu Rudal Balistik HouthiGuna mencegah kendala di lapangan, otoritas bandara mengimbau seluruh calon penumpang untuk menghubungi maskapai penerbangan masing-masing sebelum menuju bandara. Langkah antisipasi ini diperlukan guna memverifikasi status pemesanan tiket dan memastikan ketepatan jadwal penerbangan terbaru.





Komentar (0)