Terima Santri Dhyaksa Inspiratif 2026, Jamwas Rudi Margono: Jaga Kedekatan pada Tuhan

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Terima Santri Dhyaksa Inspiratif 2026, Jamwas Rudi Margono: Jaga Kedekatan pada TuhanNasional | sindonews | Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:00

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) Rudi Margono menerima penghargaan Santri Dhyaksa Inspiratif dalam ajang Santri of The Year 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Islam Nusantara Center (INC) bersama Majelis Pesona, dengan dukungan DPR RI, di Graha Jalapuspita, Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Rudi mengatakan, INC memiliki peran penting dalam mengembangkan sumber daya manusia. Karena itu, pertemuan dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan mendorong lahirnya pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini kegiatan luar biasa. Semoga kegiatan ini mempertemukan kita kembali di surga,” ungkapnya.

Baca juga: Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak Pemikirannya tentang Perampasan Aset

Baca Juga:Bupati Gowa Tersangka, Polri Bongkar 4 Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi

Rudi Margono merupakan jaksa karier senior di Kejagung. Rudi lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 6 Desember 1969, dan menempuh pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Brawijaya, Malang. Rudi meraih gelar Magister Humaniora dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, serta gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Brawijaya.Pada November 2025, Rudi dikukuhkan sebagai Guru Besar Kehormatan (Professor Honoris Causa) dalam bidang ilmu hukum pidana di Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang. Orasi ilmiahnya mengangkat urgensi perampasan aset terpidana untuk pemulihan hak korban melalui restitusi.

Rudi saat ini menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas). Pada 11 Juli 2026, Rudi sempat ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk menjamin kesinambungan pelaksanaan tugas bidang tersebut hingga ditetapkannya pejabat definitif. Pengalaman panjangnya di bidang hukum menjadi latar belakang kiprahnya dalam penegakan hukum dan pengawasan di lingkungan Kejaksaan.

Baca Juga:Terungkap! Ini Penyebab Delegasi Indonesia Walk Out saat Netanyahu Pidato di PBB

Lihat video: Alasan Jaksa Agung Tunjuk Jamwas Rudi Margono Jadi Plt JampidsusPada Santri of The Year 2026, Rudi juga menyoroti bentuk pengabdian yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Rudi menceritakan pengalamannya mendampingi anak-anak di yayasan yatim piatu dalam mengurus legalitas dan dokumen kependudukan. Pendampingan tersebut antara lain dilakukan agar anak-anak memperoleh akta kelahiran dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai ketentuan yang berlaku.

Pendampingan tersebut merupakan salah satu bentuk penerapan pengetahuan dan pengalaman hukum untuk membantu masyarakat. Dokumen kependudukan memiliki arti penting karena berkaitan dengan pengakuan identitas dan akses terhadap berbagai layanan.

“Upaya pendampingan tersebut kini telah diikuti di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini menunjukkan pentingnya memperluas praktik pengabdian agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh bantuan dalam memenuhi hak-hak administratifnya,” katanya, Minggu (25/10/2026).Pengalaman tersebut sejalan dengan pesan yang ingin disampaikannya melalui penghargaan Santri Dhyaksa Inspiratif: profesi di bidang hukum dapat menjadi jalan pengabdian, bukan hanya melalui pelaksanaan tugas institusional, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga:Menteri Imipas Bakal Dalami 'Rumah Mewah' di Lapas Cibinong

Rudi berpesan kepada para santri agar senantiasa menjaga kedekatan dengan Tuhan di tengah pergaulan dan kiprah mereka di berbagai bidang kehidupan. “Saya berharap kepada para santri, kita boleh dekat dengan siapa pun, tetapi harus lebih dekat dengan Tuhan,” pesannya.

Pesan tersebut menegaskan keberhasilan dalam profesi dan kehidupan sosial perlu berjalan seiring dengan nilai-nilai spiritual. Bagi santri yang berkiprah di bidang hukum, pemerintahan, pendidikan, maupun sektor lainnya, integritas dan kepedulian kepada sesama merupakan bagian penting dari pengabdian.

Melalui penghargaan Santri Dhyaksa Inspiratif, kiprah Rudi Margono menjadi salah satu contoh bagaimana pengalaman profesional di bidang hukum dapat disertai upaya membantu masyarakat. Pengabdian itu tidak hanya diwujudkan dalam pekerjaan, tetapi juga melalui tindakan nyata untuk mendukung pemenuhan hak-hak masyarakat yang membutuhkan.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Oktober, Bulan Terpanas di Jakarta
• 20 jam lalu
0
thumb
PDIP Siap Dialog dengan PKS Tindaklanjuti Ijazah Gibran, Hasto: Pelanggaran Etika Serius
• 6 jam lalu
0
thumb
LMND Apresiasi Karang Taruna Tangani Karhutla, Desak Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Penegakan Hukum
• 23 jam lalu
0
thumb
Saat Suku Bunga Bergerak, Bank Syariah Tetap Lincah Tak Langgar Pagar
• 2 jam lalu
0
thumb
RI Pangkas Pasokan Gas ke Singapura, PM Lawrence Wong Buka Suara
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.