BNPB Gencarkan OMC hingga Water Bombing untuk Padamkan Karhutla Way Kambas

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Kolaborasi, respons cepat, integrasi, dan sinkronisasi merupakan prinsip penting dalam penanggulangan bencana. 

BNPB Gencarkan OMC hingga Water Bombing untuk Padamkan Karhutla Way Kambas

IDXChannel - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, terus dilakukan melalui operasi darat dan udara termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga water bombing.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah dan unsur terkait mendukung upaya pemadaman, pemantauan titik api, serta pencegahan kebakaran meluas di kawasan konservasi tersebut.

Baca Juga:
Pakar Dorong Kesiapan Regulasi untuk Cegah Karhutla

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi bersama dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan udara untuk mengecek titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Lampung, Sabtu (24/10/2026). Berdasarkan pantauan visual, masih terdapat titik api disertai asap tebal di sekitar wilayah kawasan TNWK. 

Kristomei menyampaikan, kolaborasi, respons cepat, integrasi, dan sinkronisasi merupakan prinsip penting dalam penanggulangan bencana. 

Baca Juga:
PB IDI Ingatkan Efek Jangka Panjang Kabut Asap, Minta Pemerintah Cepat Tanggulangi Karhutla

Prinsip tersebut menjadi landasan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, termasuk karhutla yang membutuhkan penanganan terpadu antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.

"Setelah saya tinjau dari udara, memang ada beberapa titik api yang perlu mendapatkan perhatian, kita sudah mengatur untuk Way Kambas ini ada pasukan darat yang dibagi berdasarkan daerah operasi supaya pemadamannya lebih efektif," ujar Kristomei, Minggu (25/10/2026).

Baca Juga:
BNPB Gelar OMC untuk Padamkan Karhutla, Tebar 1 Ton NaCL di Langit Jatim 

Berdasarkan laporan tim pendampingan BNPB, kebakaran yang terjadi sejak 22 September 2026 tersebut menyisakan area terbakar yang belum padam seluas sekitar 40 hektare. Pada Jumat (23/10), tim gabungan berhasil melakukan pemadaman pada area seluas sekitar 10,2 hektare. Data tersebut merupakan estimasi berdasarkan pemantauan dan evaluasi di lapangan.

Baca Juga:
Operasi Darat dan Udara Terus Dilakukan untuk Padamkan Karhutla Way Kambas

Operasi di lapangan melibatkan sekitar 350 personel gabungan yang terdiri atas unsur BPBD provinsi dan kabupaten/kota, pemadam kebakaran, TNI, Polri, tim satuan tugas darat TNWK, BNPB, BMKG, serta mitra terkait. Personel melakukan pemantauan, pemadaman pada titik api, dan pembukaan jalur menuju lokasi kebakaran untuk mempercepat akses petugas.

Pada operasi udara, helikopter water bombing digunakan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat. Untuk mendukung penanganan, operasi modifikasi cuaca (OMC) turut dilaksanakan pada Jumat (23/10) menggunakan pesawat Cessna Caravan. 

Dua sortie penyemaian garam atau natrium klorida (NaCl) masing-masing sebanyak 1.000 kilogram dilakukan di wilayah Taman Nasional Way Kambas dan Kabupaten Lampung Barat. Hasil pengamatan menunjukkan adanya hujan ringan di kedua wilayah tersebut.

Penanganan masih menghadapi tantangan berupa vegetasi yang rapat, jarak sumber air sekitar 1,5 kilometer dari titik api, serta keterbatasan peralatan dan logistik di sejumlah lokasi. 

"Kita lihat juga tadi sudah dicoba dengan cara menggunakan selang sepanjang 3 kilometer ini, ternyata hasilnya cukup efektif, nanti kita akan perbanyak lagi luasan operasi pemadamannya, sehingga diharapkan dapat memadamkan lebih banyak lagi dan hasilnya terukur," kata Kristomei.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Terbukti Melanggar Kode Etik Advokat, Ojahan Pakpahan Dijatuhi Sanksi Pemberhentian Sementara
• 21 jam lalu
0
thumb
Truk Terbakar Gegara Isi BBM Solar Sendiri, 5 Orang Langsung Tewas
• 16 jam lalu
0
thumb
Aturan Direvisi, Peran BLU Lemigas Impor Minyak Mentah dan LPG Diperkuat
• 20 jam lalu
0
thumb
Airlangga Tegaskan Target Kredit Produktif Rp400 Triliun untuk Genjot Daya Beli Masyarakat
• 12 jam lalu
0
thumb
Syarat Ikut Pelatihan Vokasi Kemnaker bagi Korban PHK, Ini Cara Daftarnya
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.