Polisi mengungkap hasil tes urine pengemudi mobil listrik BYD berinisial S (46), yang menabrak empat mobil secara beruntun dan melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan S negatif alkohol dan narkoba.
"Terhadap terperiksa pengemudi BYD sudah dilakukan tes urine dengan hasil negatif," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi kepada wartawan, Sabtu (24/10/2026).
Adi mengatakan S mengalami pembengkakan pada wajah usai sempat menjadi sasaran amukan massa di lokasi kejadian. Sementara itu, korban HS masih menjalani perawatan medis di RS Fatmawati.
"Dengan kondisi muka bengkak karena sempat dihakimi masa, beberapa saksi sudah dilakukan interogasi dan saat ini status perkara dalam penyelidikan," ujarnya.
Saat ini, polisi masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Penyidik juga belum menetapkan tersangka dalam perkara ini.
"Penyelidik masih mendalami dan belum menetapkan tersangka. Kemudian kondisi korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit," ujarnya.
(mib/amw)






Komentar (0)