JAKARTA, DISWAY.ID - Brand perawatan gigi dan mulut usmile menggandeng Raditya Dika sebagai Brand Ambassador di Indonesia. Kolaborasi ini diperkenalkan dalam konferensi pers di Jakarta untuk mendorong masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui kebiasaan sehari-hari.
Melalui pendekatan komunikasi Raditya Dika yang dekat dengan kehidupan masyarakat, usmile ingin menghadirkan edukasi perawatan gigi dengan cara yang lebih ringan dan mudah dipahami. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai inovasi produk yang dapat dipilih sesuai kebutuhan konsumen.
Sebagai merek perawatan gigi dan mulut yang mengedepankan sains serta teknologi, usmile menawarkan sejumlah produk, mulai dari pasta gigi, sikat gigi elektrik, hingga pembersih sela gigi. Rangkaian tersebut ditujukan untuk mendukung rutinitas perawatan mulut dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing pengguna.
Raditya Dika dinilai memiliki kedekatan dengan audiens melalui kiprahnya sebagai penulis, komedian, dan konten kreator. Pengalaman sehari-hari yang kerap diangkat dalam kontennya menjadi pendekatan untuk memperkenalkan topik perawatan gigi, termasuk menjaga napas tetap segar dan merawat noda pada permukaan gigi akibat kebiasaan mengonsumsi kopi atau teh.
Country Director usmile Indonesia dan Malaysia, Michelle, mengatakan Raditya mampu menyampaikan berbagai topik dengan gaya yang menarik dan mudah diterima masyarakat.
“Raditya Dika mampu membawakan berbagai topik dengan cara yang menarik, dekat dengan keseharian, dan mudah dipahami. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membantu masyarakat memahami inovasi perawatan gigi dan manfaatnya dalam rutinitas sehari-hari, sehingga mereka dapat memilih produk sesuai kebutuhan,” ujar Michelle.
Raditya mengungkapkan, ketertarikannya terhadap usmile bermula dari percakapan dalam sebuah podcast bersama Prof. Liu, Chief R&D Scientist usmile. Diskusi tersebut memberinya kesempatan untuk mengenal riset dan pengembangan produk yang dirancang untuk kebutuhan perawatan berbeda.
“Saya pertama kali mengenal usmile melalui obrolan di podcast bersama Prof. Liu, Chief R&D Scientist, usmile. Di sana, saya bisa bertanya langsung tentang riset di balik produknya dan memahami bagaimana setiap produk dikembangkan untuk kebutuhan yang berbeda. Dari obrolan itu, saya jadi tertarik untuk mengenal usmile lebih jauh. Ketika mendapat tawaran menjadi Brand Ambassador, saya melihatnya sebagai kesempatan untuk melanjutkan obrolan tersebut dan mengajak audiens memahami produk serta sains di baliknya dengan cara yang santai dan mudah dipahami,” ujar Raditya Dika.
Pentingnya Merawat Gigi, Gusi, dan Sela GigiPerawatan gigi dan mulut tidak hanya berkaitan dengan penampilan gigi atau kesegaran napas. Kesehatan gusi dan kebersihan sela gigi juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Dalam publikasi pada Juni 2025, Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa 12,4 persen peserta Program Cek Kesehatan Gratis mengalami masalah gusi ketika program tersebut telah menjangkau hampir sembilan juta penduduk. Data ini menjadi pengingat mengenai pentingnya memperhatikan kesehatan gusi sebagai bagian dari perawatan mulut.
Konferensi pers usmile turut menghadirkan dokter gigi Zahrah Almira atau drg. Rara untuk memberikan penjelasan mengenai kebiasaan merawat gigi yang tepat, termasuk area yang sering terlewat saat menyikat gigi.
Menurut drg. Rara, keinginan memiliki napas segar dan gigi yang terlihat lebih putih dapat menjadi awal untuk membangun kebiasaan perawatan mulut. Namun, kebersihan di sepanjang garis gusi dan sela gigi juga tidak boleh diabaikan.
“Biasanya orang mulai memperhatikan perawatan gigi karena ingin napas lebih segar atau gigi terlihat lebih putih. Itu bisa menjadi awal yang baik, tetapi kebersihan di sepanjang garis gusi dan sela gigi juga perlu diperhatikan. Plak adalah lapisan biofilm yang mengandung bakteri. Jika menumpuk, plak dapat berkontribusi pada masalah gigi dan gusi,” jelas drg. Zahrah Almira.
Ia menyarankan masyarakat menyikat gigi dua kali sehari selama dua menit menggunakan pasta gigi berfluorida. Pembersihan sela gigi setiap hari juga perlu menjadi bagian dari rutinitas.
Saat menyikat gigi, pengguna dianjurkan memberikan tekanan lembut dan membersihkan seluruh permukaan gigi, termasuk bagian luar, bagian dalam, permukaan kunyah, serta gigi belakang. Pemilihan produk perawatan sebaiknya mempertimbangkan kondisi gigi dan gusi masing-masing.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)