jpnn.com, YOGYAKARTA - Bea Cukai Fakfak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sekitar rumah dinas Bea Cukai Fakfak pada Rabu (14/10).
BACA JUGA: DPR Dukung Bea Cukai Jakarta Perkuat Kapasitas Pemberantasan Narkoba
Bantuan tersebut diberikan dalam program Bea Cukai Peduli itu untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan dan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Papua.
Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Fakfak menyediakan tiga truk pengangkut air yang dilengkapi tiga tangki pada setiap truk.
BACA JUGA: Bea Cukai, BNN, dan Polri Amankan Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamin di Sumut
Bantuan didistribusikan melalui tiga titik penyaluran agar masyarakat dapat memperoleh akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Kantor Bea Cukai Fakfak Rahmat Sarjito menyampaikan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan memperoleh air bersih akibat kondisi lingkungan.
BACA JUGA: Bea Cukai-Pemprov Jabar Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp50,5 Miliar
“Melalui program Bea Cukai Peduli, kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kami juga ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong agar masyarakat dapat menghadapi situasi sulit dengan saling mendukung,” ujar Rahmat.
Menurutnya, kehadiran Bea Cukai di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang kepabeanan dan cukai, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Fakfak berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara instansi pemerintah dan warga.
Bea Cukai Fakfak berkomitmen untuk terus menjalankan perannya dalam memberikan pelayanan serta berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (mrk/jpnn)
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi





Komentar (0)