tvOnenews.com - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk kembali merenungkan pentingnya persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Semangat yang lahir dari ikrar para pemuda pada 28 Oktober 1928 tersebut mengajarkan bahwa perbedaan suku, bahasa, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk membangun Indonesia yang kuat.
Dalam ajaran Islam, persatuan juga menjadi nilai penting yang harus dijaga oleh setiap Muslim. Umat Islam diperintahkan untuk mempererat persaudaraan, menjauhi permusuhan, serta menghindari segala tindakan yang dapat memicu perpecahan.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang mengutamakan persatuan di tengah keberagaman.
Melalui khutbah Jumat bertema Sumpah Pemuda 2026 ini, jemaah diajak untuk memahami bahwa menjaga persatuan bukan hanya tanggung jawab generasi muda, melainkan kewajiban bersama.
Ukhuwah Islamiyah, kepedulian terhadap sesama, dan sikap adil kepada orang lain menjadi landasan penting untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Berikut teks khutbah Jumat dengan tema menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah yang dapat dijadikan referensi bagi khatib.
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِالْوَحْدَةِ وَالِاعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللّٰهِ، وَنَهَانَا عَنِ الْفُرْقَةِ وَالْخِلَافِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.





Komentar (0)