Grid.ID – Ketersediaan fasilitas kesehatan yang lengkap menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama ketika harus menjalani pemeriksaan atau pengobatan yang membutuhkan penanganan khusus.
Selain tenaga medis dan teknologi yang memadai, kemudahan mengakses berbagai layanan kesehatan dalam satu tempat juga menjadi pertimbangan bagi pasien dan keluarga.
Dengan layanan yang terintegrasi, pasien diharapkan dapat menjalani pemeriksaan hingga pengobatan secara lebih terarah tanpa harus berpindah-pindah fasilitas kesehatan.
Kebutuhan tersebut turut mendorong Mayapada Healthcare untuk terus mengembangkan fasilitas rumah sakitnya, salah satunya melalui ekspansi Mayapada Hospital Tangerang (MHTG).
Rumah sakit yang telah melayani masyarakat Tangerang dan Banten selama lebih dari 17 tahun ini tengah membangun gedung keempat untuk memperluas kapasitas dan layanan kesehatannya.
Pada Jumat (23/10/2026), pembangunan gedung tersebut telah memasuki tahap topping off atau penyelesaian struktur utama bangunan.
Tahap ini dicapai dalam waktu sekitar 10 bulan sejak peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2025.
Adapun gedung baru tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2027.
Gedung Baru Dilengkapi Fasilitas Layanan Kanker Terpadu
Gedung tambahan Mayapada Hospital Tangerang dibangun dengan luas 7.643 meter persegi, terdiri dari sembilan lantai dan satu basement.
Sebagian besar area gedung akan digunakan untuk pengembangan Oncology Center atau pusat layanan kanker terpadu.
Melalui fasilitas tersebut, pasien nantinya dapat mengakses berbagai tahapan penanganan kanker, mulai dari deteksi dini, diagnosis, penentuan terapi, hingga pengobatan dan perawatan lanjutan.
Sejumlah fasilitas yang akan tersedia meliputi mamografi, poliklinik onkologi, kemoterapi rawat jalan, serta ruang rawat inap khusus pasien kanker.
Gedung baru ini juga akan dilengkapi layanan Kedokteran Nuklir dengan teknologi Digital PET Scan.
Teknologi tersebut digunakan untuk membantu dokter mengevaluasi penyebaran kanker sekaligus memantau respons tubuh pasien terhadap pengobatan.
Layanan ini nantinya terintegrasi dengan fasilitas radioterapi menggunakan Linear Accelerator (LINAC) yang telah tersedia di MHTG sejak 2023.
Selain kelengkapan fasilitas, Mayapada Hospital Tangerang juga menerapkan pendekatan Tumor Board, yaitu kolaborasi dokter spesialis dan subspesialis untuk menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien.
Tersedia pula layanan Patient Navigator untuk membantu pasien dan keluarga memahami serta menjalani setiap tahapan perawatan secara lebih terkoordinasi.
Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, mengatakan bahwa pembangunan gedung baru tersebut merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan.
“Ekspansi Mayapada Hospital Tangerang bukan sekadar penambahan gedung, tetapi merupakan investasi strategis jangka panjang kami untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional,” ujar Jonathan dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, pengembangan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat peran Mayapada Hospital Tangerang menuju pusat rujukan kanker di Banten.
Permudah Akses Perawatan bagi Pasien dan Keluarga
Tak hanya menambah fasilitas, pengembangan gedung baru juga dilakukan untuk mengintegrasikan layanan yang telah tersedia di tiga gedung Mayapada Hospital Tangerang sebelumnya.
Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas turut diimbangi dengan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.
Salah satu upayanya dilakukan melalui kolaborasi dengan Apollo Hospitals India, yang mencakup transfer keahlian medis, pengembangan layanan subspesialisasi, dan penerapan praktik kedokteran berbasis bukti ilmiah.
Menurut Navin, penanganan penyakit kompleks seperti kanker tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga kerja sama tenaga medis dari berbagai bidang keahlian.
Sementara itu, Hospital Director Mayapada Hospital Tangerang, dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari, MARS, FISQua, CHQP, mengatakan bahwa kenyamanan pasien dan keluarga turut menjadi perhatian dalam pengembangan gedung baru.
“Kami memahami bahwa perjalanan pengobatan kanker tidak sederhana. Karena itu, Oncology Center di MHTG dirancang agar pasien dapat menjalani berbagai tahapan pemeriksaan hingga pengobatan dalam satu fasilitas yang lebih nyaman dan terkoordinasi,” jelasnya.
Selain layanan kanker, perluasan fasilitas ini juga diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses berbagai kebutuhan perawatan kesehatan keluarga dalam satu kawasan rumah sakit.
Dengan target operasional pada awal 2027, gedung baru Mayapada Hospital Tangerang diharapkan dapat menambah pilihan fasilitas kesehatan bagi masyarakat Tangerang dan Banten, khususnya untuk layanan yang membutuhkan penanganan medis secara berkelanjutan.
Artikel Asli





Komentar (0)