Hasil ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Tiwi/Fadia setelah sebelumnya terus mengalami kekalahan pada babak pertama dalam turnamen-turnamen yang mereka ikuti. Kini, keduanya bertekad menjaga momentum positif saat menghadapi tantangan yang lebih berat di babak delapan besar.
Fadia mengaku bersyukur bisa melangkah lebih jauh di French Open 2026. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya bersama Tiwi tidak ingin cepat berpuas diri dan akan kembali fokus mempersiapkan pertandingan berikutnya.
"Perasaannya alhamdulillah pasti senang karena dari kemarin kan hasil kami kalah di babak pertama terus, sekarang bisa mencapai perempat final bersyukur tapi besok kami mau fokus lagi, mau lebih baik lagi dibanding hari ini," ujar Fadia. Tiwi/Fadia Tantang Unggulan Pertama di Perempat Final Langkah Tiwi/Fadia di French Open 2026 selanjutnya akan diuji pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Lawan yang berstatus unggulan pertama itu diperkirakan memberikan tekanan besar, terutama melalui permainan panjang yang menjadi salah satu karakteristik pasangan Jepang.
Fadia menyadari bahwa dirinya dan Tiwi harus mempersiapkan kondisi fisik sekaligus mental untuk menghadapi pertandingan tersebut. Ia ingin keduanya siap menjalani reli-reli panjang dan tetap menjaga konsentrasi sepanjang laga.
"Besok sudah ditunggu unggulan pertama (Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto), kami harus menyiapkan pikiran untuk main capek dulu karena kan pasangan Jepang semuanya mainnya durasi ya," ungkap Fadia.
Meski menghadapi lawan tangguh, Tiwi/Fadia memiliki modal positif dari pertemuan terakhir. Saat itu, mereka mampu memaksa Fukushima/Matsumoto bermain hingga tiga gim atau rubber game.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi pasangan Indonesia untuk kembali memberikan perlawanan. Fadia berharap kali ini mereka bisa tampil lebih baik dan mengamankan kemenangan demi melangkah ke semifinal.
Baca Juga :
French Open 2026: Leo/Daniel Atasi Perlawanan Wakil Tuan RumahSituasi tersebut membuat Tiwi/Fadia harus mengubah pendekatan. Mereka kemudian berusaha bermain lebih sabar, menjaga ketenangan, dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Perubahan strategi itu terbukti efektif. Setelah melewati game pertama yang berlangsung ketat dan berakhir dengan skor 22-20, Tiwi/Fadia tampil jauh lebih dominan pada game kedua hingga menang 21-8.
"Awal-awal sempat terlalu mengikuti pola lawan jadi mereka lebih enak dapat sambungan pukulannya. Setelah itu kami coba buat lebih sabar lagi, buat lebih tenang, ternyata lebih baik dengan pola seperti itu dan kami lanjutkan sampai akhir," ucap Tiwi.
Menurut Tiwi, pasangan Taiwan memiliki kemampuan menyambung serangan dengan baik serta pertahanan yang cukup kuat. Karena itu, kesabaran menjadi faktor penting bagi dirinya dan Fadia untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Tiwi Puji Penampilan Fadia di Game Kedua Selain menyoroti pentingnya kesabaran, Tiwi juga memberikan pujian kepada Fadia yang dinilai mampu menunjukkan kualitas pukulan impresif, khususnya pada gim kedua.
Penampilan Fadia membantu Tiwi/Fadia tampil lebih meyakinkan setelah melewati persaingan ketat pada game pembuka. Dominasi mereka di game kedua pun memastikan kemenangan sekaligus tiket ke perempat final French Open 2026.
"Lawan punya sambungan pukulan-pukulan yang baik dan defense yang cukup kuat jadi kami memang harus sabar meladeninya. Tapi hari ini salut dengan pukulan-pukulan bagus teteh Fadia terutama di gim kedua. Sangat ajaib dan semoga besok bisa keluar lagi seperti itu," tutur Tiwi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin French Open 2026: Tiwi/Fadia Ditunggu Unggulan Pertama di Perempat Final Klik untuk baca: https://www.medcom.id/olahraga/bulutangkis/8KyxyD2k-french-open-2026-tiwi-fadia-ditunggu-unggulan-pertama-di-perempat-final
(KAH)






Komentar (0)