Grid.ID - Berikut profil Mahanni Yulindha yang ditunjuk sebagai Plt Bupati Klaten gantikan Hamenang Wajar Ismoyo. Ia sempat gantikan sang suami yang wafat sebagai wakil bupati.
Mahanni Yulindha Pratiwi ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten lima hari setelah dilantik sebagai wakil bupati. Ia menjadi Plt Bupati setelah Bupati Hamenang Wajar Ismoyo selaku bupati nonaktif ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (16/10/2026).
Profil Mahanni Yulindha
Melansir dari Tribunnewsmaker.com, Mahanni Yulindha Pratiwi menyandang gelar Ahli Madya (A.Md.). Ia lebih dikenal dengan sapaan Linda Benny dan berasal dari Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Mengacu pada profil yang dimuat sejumlah media lokal, Mahanni lahir di Boyolali pada 27 Juli 1992. Dengan demikian, pada 2026 usianya genap 34 tahun.
Mahanni merupakan istri Benny Indra Ardhianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten periode 2025–2030 mendampingi Bupati Hamenang Wajar Ismoyo.
Setelah Benny meninggal dunia pada 7 Februari 2026, jabatan wakil bupati mengalami kekosongan. Pemerintah daerah kemudian menempuh mekanisme pemilihan melalui DPRD untuk menentukan penggantinya.
Dalam proses tersebut, Mahanni menjadi salah satu dari dua kandidat yang diajukan untuk mengisi posisi Wakil Bupati Klaten. Sementara itu, kandidat lainnya adalah Sriyunanto.
Lulusan Universitas Sebelas Maret
Dalam bidang pendidikan, Mahanni diketahui merupakan lulusan Diploma III (D3) Program Studi Komunikasi Terapan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Riwayat pendidikan ini menjadi salah satu informasi yang menarik perhatian masyarakat setelah dirinya terpilih sebagai wakil bupati.
Meski demikian, informasi yang tersedia belum menguraikan secara lengkap perjalanan karier profesional Mahanni sebelum memasuki dunia politik, termasuk aktivitas akademik lain yang pernah dijalaninya.
Baca Juga: Profil Asky Rizal Toding, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dicap Arogan Usai Senggol Mahasiswa, Berujung Minta Maaf
Oleh sebab itu, latar belakang pendidikannya perlu dibedakan dari rekam jejak pekerjaan yang telah dipublikasikan secara terbuka.
Memiliki Pengalaman di Bidang Usaha dan Politik
Selain dikenal sebagai istri mendiang mantan Wakil Bupati Klaten, Mahanni juga memiliki pengalaman di sektor bisnis. Ia tercatat sebagai pendiri sekaligus pemilik usaha Central Oil dan Motor yang beroperasi di wilayah Delanggu sejak 2018.
Dalam dunia politik, Mahanni diketahui bergabung dengan Partai Gerindra pada 2019. Pada 2025, ia juga dikabarkan mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Ketua Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Klaten. PIRA sendiri merupakan organisasi sayap perempuan Partai Gerindra.
Pengalaman berwirausaha serta keterlibatannya dalam organisasi politik menjadi bagian dari perjalanan Mahanni sebelum terpilih sebagai wakil kepala daerah. Meski begitu, rincian mengenai program kerja yang akan menjadi fokus utamanya sebagai wakil bupati masih perlu mengacu pada keterangan resmi Mahanni maupun dokumen pemerintahan yang telah dipublikasikan.
Melanjutkan Tugas Pemerintahan di Tengah Duka Keluarga
Terpilihnya Mahanni sebagai Wakil Bupati Klaten berkaitan erat dengan kepergian Benny Indra Ardhianto, yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut. Benny meninggal dunia pada 7 Februari 2026 dalam usia 33 tahun setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi, Semarang.
Kepergiannya menyebabkan posisi wakil bupati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten kosong. Untuk mengisi jabatan itu, proses politik kemudian dilaksanakan dengan melibatkan DPRD.
Dengan bekal pendidikan, pengalaman di dunia usaha, serta keterlibatannya dalam organisasi politik, Mahanni kini menghadapi tanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan dan agenda pembangunan Kabupaten Klaten hingga akhir masa jabatan 2025–2030.
Usai membahas profil Mahanni Yulindha, Wabup Klaten itu kini ditugaskan menjadi Plt Bupati Klaten. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa surat keputusan (SK) pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten telah selesai diterbitkan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun telah menyerahkan dokumen tersebut kepada Yulindha pada Jumat.
Baca Juga: Profil Melanie Subono yang Ikut Berperan dalam Pertemuan Ruben Onsu dan Thayaka, Janji Tak Lepas Tangan
"Sesuai dengan undang-undang, apabila kepala daerah berhalangan tentu saja wakilnya yang menjalankan tugas," ujar Sumarno dilansir dari Antara, Sabtu (17/10/2026).
"SK sudah jadi dan sudah diserahkan ke Wakil Bupati kemarin ya," tambahnya.
Sumarno menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mengawasi jalannya pemerintahan di Kabupaten Klaten. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung dengan baik.
Ia menambahkan, jajaran Pemprov Jateng juga telah melakukan pemantauan secara langsung ke Klaten guna memastikan layanan publik tidak mengalami hambatan.
Sebelumnya, Yulindha dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai Wakil Bupati Klaten untuk meneruskan sisa masa jabatan 2025–2030. Ia menggantikan suaminya, Benny Indra Ardhianto, yang meninggal dunia pada Sabtu (7/2/2026).
Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin (12/10/2026) dan dipimpin langsung oleh Ahmad Luthfi.
Acara tersebut dihadiri sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah dan Bupati Klaten. Turut hadir pula perwakilan Forkopimda Kabupaten Klaten, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, anggota DPRD Klaten, jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, serta tamu undangan lainnya. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)