KPK Terus Dalami Dugaan Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang, Saksi Baru Dipanggil

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali keterangan dari sejumlah pihak terkait dugaan korupsi berupa pemerasan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah.

Teranyar, KPK tengah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPD II Partai Golkar Pemalang periode 2025-2030 Nur Azmi Wicaksono pada Kamis (22/10/2026) sebagai saksi.

"Hari ini Kamis (22/10), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dalam dugaan TPK terkait pemerasan di lingkungan Pemkab Pemalang Tahun 2025-2026," kata Juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putik KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Budi menjelaskan saat ini Nur Azmi tengah dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait kontruksi kasus dugaan korupsi pemerasan itu.

Menurutnya Nur Azmi telah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejak pukul 09.11 WIB.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," jelasnya.

Diketahui, KPK menetapkan empat orang tersangka dalam perkara ini diantaranya, Bupati Pemalang Anom Widyantoro, Mohamad Haris selalu pihak swasta sekaligus orang kepercayaan Bupati, Lilik Budi Suprianto pihak swasta, dan Setya Budi Dias Oktavianto selalu staf administrasi KPK.

"Berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah, KPK juga telah menetapkan empat orang sebagai tersangka," ujar Budi

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Sumber :
  • Antara

Ia menjelaskan, ada dua klaster perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang.

Klaster pertama, yakni terkait dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan oleh bupati kepada para jajaran di bawahnya dan juga pihak swasta.

Klaster kedua, yaitu dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan oleh oknum KPK terhadap Bupati Pemalang.

"(Pemerasan oknum KPK) berkaitan dengan dugaan pengurusan perkara," ujarnya.

Adapun kasus ini bermula saat OTT yang dilakukan KPK beberapa waktu lalu. Operasi itu mengamankan 21 orang.

Lima di antaranya diamankan di Jakarta. Sedangkan, 15 orang diamankan di Pemalang, dan 1 orang diamankan di Purworejo.

KPK juga mengamankan barang bukti, salah satunya uang tunai lebih dari Rp2 miliar. (raa/amr)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Imigrasi Sukabumi Gandeng Insan Media untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat
• 2 jam lalu
0
thumb
Pakar soal Redefinisi Korupsi: Pernyataan Luhut Buat Publik Kehilangan Substansi
• 17 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Nilai Komnas Anak Terlalu Ikut Campur, Kuasa Hukum: Masih Banyak Anak-anak Indonesia yang Perlu Diurus
• 23 jam lalu
0
thumb
Kronologi Orang Tua Pukul hingga Tendang Anak di Lift, Pelaku Panik Usai Akun Media Sosialnya Diserbu Netizen
• 5 jam lalu
0
thumb
Ribuan Lamaran, Satu Harapan Mendapat Pekerjaan
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.